Sabtu, 29 November 2014
Tribun Batam

Etika Kepegawaian Hanjaya Dipertanyakan

Sabtu, 13 Oktober 2012 00:32 WIB

Etika Kepegawaian Hanjaya Dipertanyakan
tribunnewsbatam.com/thomlimah
Hanjaya Chandra Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjungpinang.
Laporan Tribunnews Batam, Thomy

TANJUNGPINANG, TRIBUN- Akibat perseteruannya dengan pihak Bea dan Cukai Batam, Hanjaya Candra Kasi Intel Kejari Tanjungpinan akhirnya diperiksa oleh asisten pengawasan Kejati Kepri. Pemeriksaan terhadap Hanjaya lebih fokus pada "perangai" atau etika kepegawaian.

"Kita mainkan dari segi perangai. Saya ingin tegaskan bahwa Aswas akan melakukan pemeriksaan terhadap perangainya berdasarkan berita koran. Kami cek apa benar atau tidak seperti itu," kata Elvis Jhonny Kajati Kepri, Jumat (12/10).

Kasus yang dihadapi Hanjaya akhirnya melibatkan institusi Kejaksaan.  Kepada awak media, Hanjaya sendiri mengaku bisa mengatasi sendiri permasalahan ini.  Namun, dia pun tak bisa mengelak lagi ketika pimpinan Kejati Kepri mengambil kebijakan untuk melibatkan institusi kejaksaan dalam kasus tersebut. 

"Ini bukan ambil alih tetapi memang tugas kami. Tetapi kami akan undang yang bersangkutan (Bea dan Cukai Batam_red) untuk klarifikasikan berita di koran itu. Hanjaya pun akan kami berikan hak untuk ajukan penjelasannya. Sementara pemilik mobil nanti akan dipanggil pada tahap berikutnya. Nanti kita lihat perkembangannya seperti apa," tandas Elvis ketika ditanya soal adanya indikasi Kejati Kepri melindungi anggotanya dalam kasus tersebut.  

Karena kasus itu Hanjaya sudah diperiksa oleh Aswas Kejati Kepri, Bambang Riadi Lani. Menurut Hanjaya, selain dirinya, Kajari Kepri Saidul Rasidul Nasution pun sempat dimintai keterangan sebelumnya terkait masalah yang dialaminya. Dan saat ini, Aswas pun sudah memanggil dan memeriksa pihak Bea dan Cukai Batam.

"Jumat, ada seorang staf dari Bea dan Cukai yang datang. Saya tidak tahu siapa. Karena saya berada di luar kota. Dan anggota saya  yang periksa. Saya tidak tahu materi pemeriksaan karena bukan saya sendiri yang periksa. Nanti kami akan lanjutkan lagi pemeriksaannya," jelas Bambang seraya menjelaskan bahwa staf yang datang itu mungkin Kunto, Kasi P2 Bea dan Cukai Batam. (*)
Editor: Iswidodo

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas