A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Soerya Respationo Nikmati Wayang Lakon Kresna Duta - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribun Batam

Soerya Respationo Nikmati Wayang Lakon Kresna Duta

Jumat, 16 November 2012 00:36 WIB
Laporan Tribunnews Batam, Purwoko

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Memperingati pergantian Tahun Baru Islam 1434 Hijriah, tak kurang dari 1.000-an warga Batam asal Pacitan menggelar acara syukuran, Rabu (14/11) malam. Setelah melakukan pengajian akbar, warga menggelar pertunjukan wayang semalam suntuk di halaman Kantor Sekretariat PWP Kota Batam, Komplek Legenda Gemilang Blok C Nomor 3A, Legenda Malaka, Batam Kota.

Peringatan malam 1 Suro yang digelar ala Jawa itu berlangsung khidmad. Hadir dalam acara itu antara lain Ki Lurah Paguyuban Among Wargo Jowo (Punggowo) HM Soerya Respationo SH MH, Tagor Napitupulu Kadisnaker Provinsi Kepri, Ir Wayan Subawa dari BP Kawasan, serta sejumlah ketua paguyuban Jawa di Batam.

Soerya bersama undangan maupun pengurus Paguyuban Warga Pacitan (PWP) larut dalam acara budaya itu. Di selingi gelak tawa dan obrolan ringan, Soerya dengan seksama menikmati pementasan wayang, yang secara filosofi memiliki nilai luhur itu.

Ki Dalang Aang Wiyatmoko asal Pacitan malam itu membawakan lakon 'Kresna Duta' yang berkisah tentang prahara perang Baratha Yudha. Dalam kisah tersebut para pembela kebenaran dan kebajikan mendapatkan berkah mampu mengalahkan angkara murka. Acara kian meriah dengan penampilan dalang cilik Aditia Saputra (8 tahun), serta pemaparan asal-muasal peringatan 1 Suro oleh sesepuh warga Pacitan, Untung Suyitno.

 "Ini merupakan agenda rutin tiap tahun. Acara malam 1 Suro digelar bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus melestarikan budaya leluhur Jawa. Meski di perantauan, namun kita tak boleh lupa dengan nilai-nilai luhur budaya di kampung halaman," ujar Allib Murniman S.Sos, Ketua PWP Batam. 

Alib juga menyatakan terima kasihnya terhadap warga yang bersedia meluangkan waktunya untuk hadir dalam acara itu. PWP sendiri kini sudah memiliki sekretariat yang juga menjadi media centre warga Pacitan di Batam pada khususnya. "Kami juga bangga mempunyai aset dalang cilik seperti Aditia, yang insyaallah 13 Juli 2013 akan mengikuti festival dalang cilik tingkat nasional di Jawa. Kami optimis, Aditia bisa mengharumkan nama Batam dan Kepri, di tingkat nasional," ujar Allib. 

Wagub Kepri, Soerya Respationo mengaku terkesan dengan upaya Paguyuban Warga Pacitan yang masih konsisten melestarikan kesenian Jawa, terutama wayang kulit, dalam acara yang mereka gelar. Soerya juga mengajak kepada seluruh warga untuk berkiprah dan berkarya sesuai bidangnya masing-masing dalam mengisi pembangunan Batam dan Provinsi Kepri. (*)

Editor: Iswidodo
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas