TribunBatam/

Waduh...Harga Pasir Di Karimun Naik 100 Persen

Pasca Penutupan Belasan Tambang Pasir Rakyat, Hanya Satu Sumber Penambang di Lahan Milik Aparat

Laporan Tribunnews Batam, M Sharih

TRIBUNNEWSBATAM, KARIMUN - Melonjaknya harga pasir di Karimun membuat warga menjerit. Meski stok pasir masih tersedia, namun harga pasir di pasaran naik hingga 100 persen.

Dampak kenaikan harga pasir sangat dirasakan untuk warga yang sedang membangun rumah. Pukulan telak juga dialami sejumlah property dan kontraktor pembangunan proyek fisik.  

"Sekitar sebulan lalu saya beli sampai di rumah Rp 250 ribu sampai Rp 260 ribu per lori, sekarang sudah Rp 410 ribu. Kaget saya," kata Haryadi seorang warga Jelutung kepada Tribun, kemarin.

Seorang kontraktor, Triowiramon juga mengeluhkan melonjaknya harga pasir. Menurutnya Harga pasir yang berlaku jauh berbeda dengan harga yang tertera dalam kontrak kerja.     

"Yah, akhirnya terpaksa, bisa kita tekor lah. Mudah-mudahan pemerintah menemukan bahan bangunan yang dibuat tanpa menggunakan pasir ya?" ujarnya setengah bercanda.

Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help