Dinsos Targetkan Rehabilitasi 700 Rumah Tak Layak Huni

"Sekitar seminggu lalu sudah dicek lagi sama orang Pemko,"

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM - Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam mengklaim program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2012 sudah berjalan hampir 100 persen.

Kepala Dinsospam Batam, Raja Kamaruzaman mengaku sudah turun ke lapangan untuk melihat apakah pembangunan yang dilakukan warga sesuai dengan spesifikasi.

Ahmad Asri, seorang warga penerima bantuan RTLH di Kelurahan Tanjungriau Kecamatan Sekupang mengatakan, rumahnya sudah selesai, sudah dicek Dinas Sosial Kota Batam.

"Sekitar seminggu lalu sudah dicek lagi sama orang Pemko," kata Asri saat dikunjungi Kamis (13/12/2012).

Asri mengaku bersyukur atas bantuan pemerintah yang ia ajukan sejak lebih dari setahun lalu tersebut.

Meski menurutnya bahan bangunan yang diberikan tidak cukup untuk memperbaiki rumah sesuai spesifikasi yang ditentukan dinas.

Adapun spesifikasi yang dimaksud yaitu rumah dibangun dengan ukuran 5x5 meter. Dan harus berbentuk L, dengan beranda kecil di depannya.

Bantuan diberikan dalam bentuk bahan bangunan seperti papan gypsum sebagai dinding, kayu broti, seng, kusen, pintu, jendela, dan kayu untuk lantai.

"Kalau untuk ukuran 5x5 sengnya itu nggak cukup. Jadi saya pakai seng rumah lama yang masih agak bagus. Triplek untuk dinding kamarnya ini juga saya beli sendiri. Tapi ya tak apalah, soalnya rumah sebelumnya juga sudah rusak sekali," ujar Asri.

Ungkapan senada disampaikan Jasiyah, warga lain yang juga menerima bantuan RTLH. Bangunan rumah yang ia dirikan dari bantuan pemerintah  tersebut belum memiliki kamar mandi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Iman Suryanto
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help