Rabu, 26 November 2014
Tribun Batam

Polisi Periksa Empat Staf Sekretariat DPRD Tanjungpinang

Jumat, 21 Desember 2012 00:57 WIB

Laporan Tribunnews Batam, Eko Setyawan

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Satuan Reskrim Polres Tanjungpinang memeriksa empat staf sekretariat DPRD Tanjungpinang yang diduga terlibat dalam penggunaan tiket palsu untuk melengkapi laporan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif para anggota dewan.

Keempat staf Sekretariat DPRD itu, masing-masing berinisial An, Sl, Id dan Ag. Keempatnya diketahui merupakan sekretaris komisi, PPTK dan bendahara Sekretariat DPRD Tanjungpinang.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Maryon membenarkan adanya pemeriksaan terhadap empat anggota Sekwan yang diduga terlibat menyuruh, menggunakan dan berperan aktif dalam melakukan pemalsuan tiket tersebut.

"Sebelumnya kita periksa dua orang, dan ada tambahan dua orang lagi. Sejauh ini masih sebagai saksi," ungkap Maryon, Rabu (19/12) siang. 

Kepolisian melakukan pemriksaan kepada empat staf sekretariat DPRD ini, sebagai pengembangan kasus dugaan pemalsuan tiket pesawat Sriwijaya dan Lion Air yang dilakukan pelaku berinisial PR sekitar sepekan lalu. 
"Ini pengembangan kasus pemalsuan tiket pesawat yang dilakukan pemilik travel di kawasan Kampung Baru beberapa waktu lalu," singkat Maryon. 

Menurut sumber Tribun, kasus ini terungkap saat PR tengah diperiksa petugas kepolisian, kebetulan ada SMS yang masuk ke handpone PR yang menanyakan apakah tiket pesawat yang dipesannya sudah selesai. Ternyata, yang mengirim adalah staf Sekretaris DPRD Tanjungpinang. 

Kini, PR yang diperiksa sebelumnya sudah melarikan diri dan menghilang dari Tanjungpinang dan menjadi buronan pihak kepilisian. Namanya masuk Daftar Pencari Orang (DPO) pihak Polres Tanjungpinang. (*)
Editor: Iswidodo

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas