• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Batam

Rustam Efendi Jadi Ketua PGRI Batam

Minggu, 13 Januari 2013 23:30 WIB
Rustam Efendi Jadi Ketua PGRI Batam
Tribunnewsbatam.com/zabur
Rustam Efendi Ketua PGRI Kota Batam 2013-2017
Laporan Tribunnews Batam, Zabur Anjasfianto

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM-  Rustam Efendi terpilih sebagai Ketua PGRI Kota Batam periode 2013-2017 setelah berhasil meraih 192 suara dalam pemilihan yang digelar Sabtu, (12/1) dalam Konferensi Kerja PGRI Kota Batam di Vista Hotel. Acara tersebut dihadiri  5.316 anggota PGRI namun yang memiliki hak suara hanya  231 orang. 

Ada 29 calon yang diajukan untuk memperebut kursi ketua PGRI, wakil ketua  dan sekretaris. Kemudian dalam pemilihan tersebut Rustam Efendi mendapatkan 192 suara,  disusul Nur Muhamad  26 suara,  Kurniadi 11 suara dan Deden Suryana hanya 1 suara. Satu suara abstain.

Setelah memilih ketua PGRI, sebanyak 28 nama kembali diajukan sebagai  dua calon wakil Ketua. Dalam pemilihan tersebut Syahir dan Sularno meraih suara terbanyak. Syahir memperoleh 172 suara dan Sularno 132 suara. Selanjutnya, pemilihaan untuk mencari Sekretaris. Dalam pemungutan suara tersebut Hernowo memperoleh 158 suara mengungguli 26 nama calon sekretaris lainnya. Dengan perolehan suara terbanyak itu, Hernowo langsung menduduki sekretaris PGRI. 

Khaidir salah satu panitia pemilihan Ketua PGRI mengatakan,  sesuai dengan petunjuk dan aturan dalam PGRI, tidak semua pengurus PGRI memiliki hak suara pemilihan ketua PGRI. Masing-masing pengurus PGRI di setiap kecamatan hanya bisa memiliki beberapa hak suara. Dari 5.316 anggota PGRI yang ada, memiliki hak suara hanya  231 orang saja. 

"Nama calon yang diusulkan sebanyak 29 orang. Nama calon itu tidak hanya untuk pemilihan ketua, namun juga sebagai calon wakil ketua dan sekretaris. Jadi jika nanti salah satu calon tidak terpilih sebagai ketua, dia akan mengikuti pemilihan wakil ketua dan sekretaris," ujarnya.

 Rustam Efendi sebagai ketua PGRI Kota Batam mengatakan,  tahap pertama akan melanjutkan program yang belum selesai. Kemudian  melakukan penyusunan perencanaan program kerja.  "Kami akan bersama-sama memperjuangkan profesionalisme para guru dan meningkatkan kualitas guru dengan menatati kode etik," ujarnya. (*)
Editor: Iswidodo
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
56002 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas