Senin, 24 November 2014
Tribun Batam

Direskrimsus Tetapkan Subur Jadi Tersangka Mie Formalin

Sabtu, 19 Januari 2013 09:23 WIB

Direskrimsus Tetapkan Subur Jadi Tersangka Mie Formalin
Tribunnews Batam/ Argianto
Ilustrasi Mie Basah di Pasar Tradisional

Laporan Tribun Batam, Tyan

TRIBUNBATAM, BATAM
- Setelah melalui serangkaian proses yang cukup panjang, akhirnya kasus mie formalin yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri akhirnya menemui titik terang.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Ahmad Yudi Suwarso mengatakan untuk perkembangan kasus tersebut, sudah lama diserahkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

"Sudah lama SPDP diserahkan," ujar Ahmad Yudi.

Sebelumnya sempat menerka-nerka mengenai perkembangan kasus tersebut. Di singgung mengenai siapa yang ditetapkan sebagai tersangka dari kasus tersebut, dirinya enggan menyebutkan terlalu banyak dan menyerahkan semuanya ke Kabid Humas.

"Kabid Humas saja, saya sudah berikan berkas laporan ke beliau," tukasnya sembari memasuki mobil Innova hitam usai mengikuti salat Jumat di Masjid Mapolda Kepri.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono membenarkan hal tersebut. Pemilik industri rumahan tersebut kini ditetapkan sebagai tersangka.  

"Direskrimsus sudah mengirim SPDP ke Kejati Kepri. Pemilik pabrik, berinisial SS sudah kita tetapkan sebagai tersangka," katanya.

Di singgung kapan waktu pasti pengiriman berkas SPDP mengenai kasus mie berformalin tersebut, dia mengaku tidak mengetahui pasti.

Namun demikian, dia menegaskan bahwa berkas tersebut telah dikirim pada minggu ini. Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, pemilik industri rumahan tersebut (SS-red) tidak ditahan.

Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Kepri, Daroe Tri Sadono membenarkan pengiriman Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) oleh Ditreskrimsus.

"Benar untuk SPDP-nya sudah masuk minggu ini atas nama tersangka Subur Santoso," ucapnya saat di mintai tanggapannya.

Daroe menambahkan bahwa pihak Kejati Kepri saat ini menunggu berkas perkara dari kasus tersebut, yang diprediksi akan diterima pada minggu depan.

"Prediksi saya minggu depan, biasanya tidak lama. Setelah pengiriman SPDP biasanya tidak lama akan diikuti dengan pengiriman berkas perkaranya," kata Daroe.

Sebelumnya, Ditreskrimsus menjanjikan bahwa dalam minggu ini akan menetapkan tersangka kasus mie formalin tersebut.

Saat itu Yudi mengatakan pihaknya telah memeriksa 7 orang saksi termasuk Subur Santoso dan Fatmawati terkait kasus penggerebekan usaha industri rumahan yang memproduksi mie formalin di daerah Sagulung tersebut.

Ia menambahkan pihaknya juga akan menunggu pemeriksaan  tiga orang saksi ahli diantaranya BPOM dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

"Kalau sudah kita periksa saksi ahli dan sudah ada tersangkanya, kita segera kirim SPDP dlam minggu ini,"ujar Yudi.

Kasus ini menemui titik terang setelah Kapolda Kepri, Brigjen Pol Yotje Mende sempat menanyakan kepada awak media saat memaparkan hasil kegiatan selama kurun 2012 terkait hasil penyelidikan yang dilakukan oleh jajaran anggotanya di awal tahun 2013 beberapa waktu lalu.(Tribun Batam Cetak)
Editor: Iman Suryanto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas