Direskrimsus Tetapkan Subur Jadi Tersangka Mie Formalin

khirnya kasus mie formalin yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri akhirnya menemui

Direskrimsus Tetapkan Subur Jadi Tersangka Mie Formalin
Tribunnews Batam/ Argianto
Ilustrasi Mie Basah di Pasar Tradisional

TRIBUNBATAM, BATAM - Setelah melalui serangkaian proses yang cukup panjang, akhirnya kasus mie formalin yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri akhirnya menemui titik terang.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Ahmad Yudi Suwarso mengatakan untuk perkembangan kasus tersebut, sudah lama diserahkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

"Sudah lama SPDP diserahkan," ujar Ahmad Yudi.

Sebelumnya sempat menerka-nerka mengenai perkembangan kasus tersebut. Di singgung mengenai siapa yang ditetapkan sebagai tersangka dari kasus tersebut, dirinya enggan menyebutkan terlalu banyak dan menyerahkan semuanya ke Kabid Humas.

"Kabid Humas saja, saya sudah berikan berkas laporan ke beliau," tukasnya sembari memasuki mobil Innova hitam usai mengikuti salat Jumat di Masjid Mapolda Kepri.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono membenarkan hal tersebut. Pemilik industri rumahan tersebut kini ditetapkan sebagai tersangka.  

"Direskrimsus sudah mengirim SPDP ke Kejati Kepri. Pemilik pabrik, berinisial SS sudah kita tetapkan sebagai tersangka," katanya.

Di singgung kapan waktu pasti pengiriman berkas SPDP mengenai kasus mie berformalin tersebut, dia mengaku tidak mengetahui pasti.

Namun demikian, dia menegaskan bahwa berkas tersebut telah dikirim pada minggu ini. Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, pemilik industri rumahan tersebut (SS-red) tidak ditahan.

Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Kepri, Daroe Tri Sadono membenarkan pengiriman Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) oleh Ditreskrimsus.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Iman Suryanto
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help