• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribun Batam

Korban Kebakaran "Terjun Bebas" Dari Lantai Dua Hometown Penuin

Minggu, 17 Februari 2013 10:44 WIB
Korban Kebakaran
Tribunnewsbatam.com/Ahmad Yani
PADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di ruko hometown mebel komplek pertokoan Top 100 Blok A, Penuin, Batam, Kepri, pukul 16.20 WIB, Sabtu, (16/2/2013).
Korban Kebakaran
Tribunnewsbatam.com/Ahmad Yani
PADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di ruko hometown mebel komplek pertokoan Top 100 Blok A, Penuin, Batam, Kepri, pukul 16.20 WIB, Sabtu, (16/2/2013).
Korban Kebakaran
Tribunnewsbatam.com/Ahmad Yani
PADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di ruko hometown mebel komplek pertokoan Top 100 Blok A, Penuin, Batam, Kepri, pukul 16.20 WIB, Sabtu, (16/2/2013).
Korban Kebakaran
Tribunnewsbatam.com/Ahmad Yani
PADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di ruko hometown mebel komplek pertokoan Top 100 Blok A, Penuin, Batam, Kepri, pukul 16.20 WIB, Sabtu, (16/2/2013).
Korban Kebakaran
Tribunnewsbatam.com/Ahmad Yani
PADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di ruko hometown mebel komplek pertokoan Top 100 Blok A, Penuin, Batam, Kepri, pukul 16.20 WIB, Sabtu, (16/2/2013).
Laporan Tribunnews Batam, Ahmad Yani 

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Nasib tragis menimpa Ny Apoi (65). Ibu kandung si pemilik ruko hometown, Hendri, nyaris terpanggang dalam musibah kebakaran Sabtu (16/2/2013) sore. 

Apoi (65) terjatuh dari lantai dua. Ia harus dilarikan ke rumah sakit St Elisabeth, Batam. Kepala Apoi retak dan kaki sebelah kanannya patah, ini terjadi karena ia terjun dari lantai dua. 

Apoi dan suaminya ini tinggal di pertokoan Hometown itu. Waktu terjadinya kebakaran, ia loncat dari tempat tinggalnya ke lokasi pertokoan di bagian belakang. 

Namun naas, saat meloncat, Apoi terpeleset. Saat ia meniti papan untuk berjalan menuju ke toko di belakangnya ia tak kuasa dan terjatuh. 

"Kakinya patah, kepalanya berdarah, ketika ia terjun dari lantai dua. Kami langsung membawanya ke rumah sakit Elisabet," ujar Santo, anak Apoi, Sabtu (16/2/2013). 

Menurut Santo, ibunya itu kini harus masuk ke ruangan ICU. Keluarganya berencana membawa ibunya ke rumah sakit di Singapura. 

"Kami akan membawanya langsung ke Singapura," jelasnya. 

Menurut pengakuan Apoi, ibunya terjatuh saat ingin keluar dari kobaran api untuk menuju ke toko yang di belakangnya. Namun karena kaget dan panik, Apoi pun terjatuh hingga pingsan. 

"Ibu saya tinggal di sini, Ia terjatuh ketika hendak keluar menuju ke toko belakang menggunakan papan. Ia panik dan kaget. Sehingga jatuh dari lantai dua," tambah Santo. (*)
Editor: Candra P. Pusponegoro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
67181 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas