PRAHARA DEMOKRAT

Dulu SBY Ingin Anas Sekadar Sekjen Bukan Ketua Demokrat

Saat Kongres Partai Demokrat II di Bandung 2010 Susilo Bambang Yudhoyono ingin Anas jadi Sekjen saja.

TRIBUNNEWSBATAM.COM, JAKARTA- Ungkapan Anas Urbaningrum bahwa dirinya ibarat bayi yang tak diinginkan lahir ketika terpilih menjadi Ketua Umum Demokrat, kian terkuak. Saat Kongres Partai Demokrat II di Bandung pada Mei 2010, Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) awalnya menginginkan Anas sekadar menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen).

"Saya pelaku sejarah dan memang betul Pak SBY menginginkan Anas jadi Sekjen. Kenapa? Karena beliau melihat Anas memiliki potensi hebat. Sehingga jika belajar dulu selama 5 tahun menjadi Sekjen, akan menjadi pemimpin yang brilian," tegas Max Sopacua di Jakarta, Selasa (26/2).

Menurut Max, karena situasi, kondisi serta Anas diinginkan peserta kongres, maka ia terpilih menjadi Ketua Umum. Akhirnya ketika itu terjadi, SBY pun tidak kuasa melakukan intervensi. "Saya ingat sekali waktu pemilihan putaran kedua, ketika itu Pak SBY di podium mengatakan, pilihlah sesuai hati nurani anda. Pak SBY tidak meminta peserta Kongres memilih calon tertentu,"lanjut Max.

Dan ketika Anas terpilih menjadi Ketua Umum, SBY langsung merangkul Anas dan berpesan agar Demokrat semakin sukses di tangan Anas. "SBY juga berpidato, agar seluruh kader menghormati putusan kongres dan menghormati ketua terpilih yakni Anas," jelas Max.  (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved