INSIDEN PENEMBAKAN DI BATAM

Motif Penembakan di Jodoh Batam Masih Misterius

Hingga kini jajaran Polsek Batuampar masih menyelidiki apa motif di balik penembakan yang terjadi Senin malam di Jodoh.

Laporan Tribunnews Batam, Aprizal - Hadi Maulana

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Hingga kini jajaran Polsek Batuampar masih menyelidiki apa motif di balik penembakan ini. Hasan maupun Ma belum membeberkan panjang lebar persoalan mereka.
Pada saat bersamaan, sumber di Mapolres Barelang menyebutkan, antara mereka ada sesuatu yang perlu dilakukan crosscheck karena informasi yang mereka terima antara Agung, Hasan maupun MA pernah terjalin kerjasama. Mengenai kerjasama dalam hal apa, petugas tersebut masih merahasiakannya.

Kapolsek Batuampar Kompol Zaenal menyatakan, untuk sementara masih fokus pada penanganan kasus penembakan itu, termasuk tindak pidana kepemilikan senjata api oleh Agung.

"Pengakuan kedua korban ada 4 tembakan, namun ada keterangan sampai 7 kali tembakan. Kami juga temukan satu peluru utuh di warung depan Kantor Pos Jodoh Square dan satunya proyektil yang menempel di salah satu bodi mobil yang terparkir di sekitar TKP," kata dia.

"Peluru yang kami temukan jenis kaliber 22 mm yang biasanya dipergunakan pistol jenis SIGsauer," kata Zaenal.

Hingga sore kemarin, Agung belum tertangkap. Ia juga tidak bisa lagi dihubungi oleh istrinya. Puluhan anggota Buser Sat Reskrim Polresta Barelang dan jajaran Polsek Bengkong yang menggeledah rumahnya di Bengkong justru menemukan alat-alat penghisap sabu. Petugas juga meminta keterangan dari adik Agung, serta mengambil foto Agung di rumahnya

Sejumlah tetangganya cukup terkejut dengan penggeledahan tersebut. Sebab dalam kesehariannya Agung cukup baik."Dia tidak sombong, suka menegur juga. Kalau dilihat dari isi rumahnya, sepertinya biasa-biasa saja. Bahkan tidak ada barang-barang mewah, tapi setiap saat selalu ganti-ganti mobil mewah," ujar tetangganya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved