A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Wisnu Hardiyanto, Pemain Timnas U-19 Asal Anambas - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Tribun Batam

Wisnu Hardiyanto, Pemain Timnas U-19 Asal Anambas

Kamis, 28 Februari 2013 08:21 WIB
Wisnu Hardiyanto, Pemain Timnas U-19 Asal Anambas
Tribun Batam/ Istimewa
Wisnu Hardiyanto
Laporan Tribun Batam, Iman Suryanto

TRIBUNBATAM, ANAMBAS
- Indonesia merupakan negara besar dengan 240 juta penduduk dan sudah barang tentu memiliki berbagai macam jenis olahraga. Baik yang berprestasi hingga yang sangat memprihatinkan. Sepakbola salah satunya.

Namun demikian tak ada kesuksesan tanpa adanya permasalahan di dalamnya. Bahkan ada juga beberapa bibit pemain sepakbola di nusantara ini memiliki kualitas yang bagus. Bahkan menjadi incaran sejumlah tim-tim nasional maupun Internasional.

Seiring berjalannya waktu pemain-pemain muda mulai bermunculan. Salah satunya Wisnu Hardiyanto. Pesepakbola muda yang tengah menjajal peruntungannya di Sepakbola Nasional ini, merupakan sosok remaja kelahiran Kota Tarempa, Anambas.

Saat ini Putra pasangan Herianto dan Isnaniar 16 tahun silam ini,telah mengikuti seleksi Sepakbola untuk Tim Nasional Usia 19 tahun (Timnas U-19). Meski saat ini masih terbilang baru di dunia sepakbola nasional, namun remaja penyuka makanan Mie Tarempa dan Ikan Manyu bakar ini mengaku sangat bahagia dan bangga bisa masuk dalam seleksi tersebut.

"Saya bangga dan bahagia telah masuk dalam jajaran Timnas U19 ini mas. Meski awalnya saya tidak menyangka bisa masuk seleksi. Dan nantinya kami akan di seleksi lagi dengan pemain dari daerah lainnya. Namun demikian Saya cukup bangga bisa mewakili Kebupaten Kepulauan Anambas, terlebih lagi satu-satunya dari Provinsi Kepulauan Riau," terang Wisnu yang di hubungi Tribun melalui ponselnya,Rabu(27/2) pagi.

Ia pun mengaku beruntung diusianya yang terbilang masih muda, sudah bisa merasakan keras dan berbobotnya latihan-latihan yang diberikan oleh para pelatih dari tingkat nasional bersama pemain daerah lain. Seperti Jambi, Lampung, Bali, Sidoarjo, dan Medan.

"Bayangkan mas, dari 16 club besar yang tersebar di Indonesia, saya bisa masuk dan merasakan merumput di beberapa daerah di Indonesia," terang Wisnu yang saat ii tengah berada di Cirebon,Jawa Barat dalam rangka pertandingan persahabatan sekaligus penyeleksian pemain muda.

Rencananya setelah dari Cirebon, dirinya bersama rombongan lainnya akan bergerak ke Barito, Kalimantan.

Disinggung mengenai ketatnya persaingan dalam seleksi timnas U-19 tersebut, Wisnu tidak manapik adanya hal tersebut. Namun dirinya mengakui setiap pemain khususnya di beberapa posisi, baik itu penyerang hingga gelangdang telah memiliki keahlian tersendiri. Sehingga akan sangat sulit untuk menirunya jika tidak ada latihan yang khusus.

"memang agak ketat persainganya, terlebih lagi saat penyeleksiannya kemarin saat di Timika, Papua, sampai-sampai dalam satu posisi yang menurut saya sudah bagus dan baik, harus di seleksi ulang lagi. Untuk mendapatkan yang Best Of The Best nya," terangnya.

Jadi intinya, jelasnya, yang bertahan dan terbaik versi pelatih timnas bisa mendapatkan posisi tersebut. Namun jika sudah memiliki posisi, suasana akan cair dan timbul rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang sangat erat.

"Disitulah nikmatnya mas, dilapangan kita boleh ngotot namun kalau sudah diluar, kami menjadi satu keluarga besar. Kemana-mana bareng dan bersama," jelasnya.

Ketika disingung mengenai target pribadinya selama di Timnas U-19, dengan jelas Wisnu mengatakan ingin mempersiapkan diri untuk membantu timnas yang senior dalam Piala Asia.

"Dan mudah-mudahan harapan saya itu bisa terwujud untuk memperkuat timnas Indonesis serta memperkenalkan Kabupaten Kepulauan Anambas di sepakbola," ungkapnya.

Sementara itu, Herianto, Orang tua Wisnu yang ditemui Tribun mengaku cukup bangga juga atas prestasi yang telah di ukir anaknya tersebut. Meski pada awalnya dirinya sangat menginginkan Wisnu bisa sukses menjadi seorang dokter atau aparat di pemerintahan seperti dirinya.

"Jujur Kami bangga sama anak itu, dia memiliki kemauan yang sangat keras untuk terus bermain sepakbola. Meski awalnya dia sudah saya daftarkan di sekolah kedokteran dan STPDN. Namun sempat kandas tanpa tahu hasilnya kenapa," terang Herianto yang sehari-hari bekerja sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Yang terpenting saat ini, tambahnya, dirinya dan istrinya sangat mendukung apa yang ingin dicita-citakan oleh anaknya tersebut. Dan semoga kedepannya bisa sukses menjadi atlet sepakbola yang profesional dan berhasil di Akademinya. "sebagai orang tua kita akan mendukung Wisnu. selamat nak dan Sukses selalu untukmu," Ungkapnya melalui seluler kepada Wisnu. (Iman Suryanto)
 

Biodata:

Nama        : Wisnu Hardiyanto
TTL        : Tambelan, 20 Juli 1995
Nama Ayah    : Herianto
Nama Ibu    : Isnaniar
Karir Club    : - Popda Anambas
          - Kantingan FC (Kalimantan)
          - Soeratin Tingkat Nasional
          - Puma FC Malang
          - Akademi Arema (Arema Junior)
          - Arema U-19 (sekarang)
Editor: Iman Suryanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
69541 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas