Anas Rapat Rahasia soal Century Hindari Penyadapan

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengadakan pertemuan rahasia dengan Timwas Kasus Bank Century.

TRIBUNNEWSBATAM.COM, JAKARTA-  Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum terus memainkan jurus. Anas mengadakan pertemuan rahasia dengan Tim Pengawasan Kasus Bank Century di kediamannya, Senin (4/3) siang.

Pembicaraan mereka sangat rahasia, diduga menyebut sejumlah nama elite politik yang menikmati aliran dana Rp 6,7 triliun dari Century.

Agar pembincaraan tidak terekam atau disadap, Anas sengaja membesarkan volume televisi di rumahnya. Bahkan para staf yang selalu berjaga di dekatnya pun diusir keluar ruangan pribadinya.
Di satu ruangan rumah yang teletak di Jalan Teluk Langsa, Jakarta Timur tersebut, Anas dan lima tamunya orang duduk melingkar. Pria berkacamata ini, memakai kemeja, dan sarung. Dialah yang menjadi sorotan di antara lima lainnya.

Belakangan, Anas menjadi sorotan Tim Pengawas Kasus Century DPR RI ketika rapat dengar pendapat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebelumnya, Anas mengungkapkan mengetahui banyak soal skandal dana talangan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun tahun 2008.

Obrolan Anas banyak tahu soal Century, pertama kali diungkap politisi Hanura, Yuddy Chrisnandi usai bersama Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menemui Anas. Belakangan, informasi ini dikejar Timwas Century untuk mendapatkan informasi tambahan dari Anas langsung ke rumahnya.

Dari sembilan anggota perwakilan masing-masing partai politik di DPR, yang hadir hanya lima. Mereka adalah Hendrawan Supratikno (Fraksi PDI Perjuangan), Ahmad Yani (PPP), Syarifudin Sudding (Hanura), Fahri Hamzah (PKS), dan Chandra Tirta Wijaya (PAN).

"Kami bicara di ruangan tertutup. Seluruh ajudan Mas Anas diminta keluar ruangan. Hanya kami berenam di dalam, termasuk Mas Anas. Obrolan 30 menit pertama menyoal hal umum, di luar Century," tutur Hendrawan kepada TRIBUNnews.com.

Setelah 30 menit obrolan pembuka lewat, topik pembicaraan kemudian melaju cepat, serius, tapi santai menyoal skandal Bank Century. Pembicaraan langsung dibuka Fahri Hamzah, koordinator Tim Kecil Century yang ditunjuk berdasar rapat sebelumnya.

Karena topik pembicaraan Century dinilai sangat rahasia, dan menghindari orang lain mencuri dengar, suara televisi dalam ruangan, sengaja dikeraskan. "Saat itu, sejumlah staf dan pendamping Mas Anas, diminta keluar. Suara televisi dibesarkan biar tidak direkam, atau disadap," timpal Hendrawan yang mengaku duduk di samping Anas. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved