KEBAKARAN DI SINGKEP

Kisah Heroik Nenek Aminah di Kebakaran Lingga

Nenek Aminah berjuang keras untuk bisa jalan sambil memapah suaminya yang terjebak dalam kebaran di Dabo Singkep.

Kisah Heroik Nenek Aminah di Kebakaran Lingga
tribunnewsbatam.com/abd rahman mawazi
BESAR- Kebakaran besar melanda rumah rumah penduduk di belakang Pasar Dabo Singkep, Senin 4 Maret 2013.
Laporan Tribunnews Batam, Abd Rahman Mawazi

TRIBUNNEWSBATAM.COM, LINGGA- Jerit tangis histeris bersahutan saat kebakaran terjadi di RT 01 RW 3 di Kelurahan Dabo, Singkep, Senin (4/3) pagi sekitar pukul 09.15 WIB. Dalam tempo satu jam, si jago merah meludeskan 41 rumah warga.

Muncul kisah heroik dan memilukan saat api membakar rumah warga di Dabo. Nenek Aminah berjuang menyelamatkan suaminya, Abdul yang sudah renta dari kobaran api. Nenek Aminah dengan sabar menuntun suaminya untuk keluar rumah.

Pagi itu, Nenek Aminah hanya berdua dengan suaminya di rumah. Sedangkan anak mereka sedang bekerja.
Nenek Aminah kaget setelah mendengar teriakan warga mengenai kebakaran. Ia langsung bangkit dari tempat duduknya. Dengan susah payah, Nenek Aminah menuntun suaminya lolos dari api yang sudah membakar atap rumah mereka.

Dengan tergopoh, nenek Aminah pun berhasil hasil membawa suami keluar rumah. Namun, seluruh barang-barangnya tidak ada yang terselamatkan kecuali yang melekat di badan. Sementara rumahnya sudah rata dengan tanah.

"Tak adelah lagi. Hanya tinggal yang di badan ini saje lah. Saya sibuk tadi tolong suami. Kalau tidak, eh. tak taulah dengan nasib suami saye. Api sudah di atap rumah, nak macam mana lagi?" tutur Aminah dengan logat.melayunya.

Setelah api padam, nenek Aminah masih mondar mandir di sekitar tempat kejadian. Ia seperti tidak percaya musibah itu bisa meratakan sekitar 41 rumah yang bertetangga dengannya. Bahkan, ia masih belum bisa makan nasi walaupun telah ditawarkan oleh beberapa warga.

"Tak lah, saya belum bisa makan. Biarlah tak ape, tadi pun sudah dikasi. Tapi belum saja makan juga," jawabnya ketika seorang petugas posko membagikan nasi bungkus kepada warga. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved