MAPOLRES OKU DIBAKAR

Aiptu Karnizar Tiga Jam Terkepung Api

Kepala Seksi Pengawasan Polres OKU Aiptu Karnizar tidak sadar nyawanya terancam. Dia terkepung api 3 jam.

TRIBUNNEWSBATAM.COM- Api sangat cepat menjalar, membakar bangunan Markas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumsel, Kamis (7/3). Saking cepatnya api membesar, seorang anggota polisi, Kepala Seksi Pengawasan Polres OKU Aiptu Karnizar tidak sadar nyawanya terancam.

Saat kantornya, Mapolres OKU menjadi lautan api karena dibakar puluhan oknum anggota TNI yang mengamuk, ia sedang berada di ruangannya lantai II, tepat di atas lokasi korban api.

Bintara tinggi ini satu-satunya anggota polisi yang terjebak dan tidak bisa lagi keluar dari ruangnnya karena terkepung api. Apalagi suasana di luar, halaman Mapolres OKU sudah betul-betul kacau. Selama tiga jam, Aiptu Karnizar menahan napas karena sudah dikepung asap dari segala sudut.

Semua anggota Polisi menyelamatkan diri masing-masing dari gebukan anggota tentara, ia akhirnya hanya pasrah menunggu takdirnya. Jangankan berteriak minta tolong, bernapas saja harus ditahan, karena apabila ada oknum anggota Yon Armed tahu masih ada polisi, tamatlah riwayatnya.

Hanya Tuhan yang tahu bagaimana tersiksanya Aiptu Karnizar harus berada sendirian di tengah lautan api. Setelah sekitar tiga jam api meluluhlantakkan bangunan utama Mapolres, api berhasil dijinakkan. Polisi mulai mengecek anggotanya, tiba-tiba ada yang melihat Karnizar masih berada di lantai II ruang pelayanan masyarakat.

Melihat ada polisi yang terebak api salama berjam-jam, petugas didampingi Pasi Intel Kodim Kapten Johan langsung naik melalui tangga darurat untuk menurunkan Aiptu Karnizar.

Setelah sejumlah TNI dari Kodim dan POM berhasil mengevakuasi Karnizar, selanjutnya ia diminta melepaskan seragam polisi dan perlahan-lahan diturunkan melalui tangga utama yang kondisinya juga sudah sangat memperihatinkan selain basah juga harus hati-hati karena bangunan sebagian terbakar.

Saat dievakuasi, kondisi Aiptu Karnizar terlihat pucat pasi. Selain karena baru melewati kondisi yang mencekam, ia intara tinggi yang sehari-harinya sangat kalem ini terlihat lemas.

Suasana haru bercampaur baur saat Aiptu Karnizar berhasil dievakausi, apalagi suasana belum sepenuhnya kondusif. Terlihat juga ada oknum anggota TNI tidak jelas dari satuan mana berusaha mencuri-curi waktu untuk mendaratkan tinju ke tubuh korban di saat rekan TNI lainnya sedang berusaha menyelamatkannya ini. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved