• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Batam

Iskandarsyah Minta Rekomendasi Jembatan I Dompak Jangan Ditutup-tutupi

Minggu, 17 Maret 2013 23:39 WIB
Iskandarsyah Minta Rekomendasi Jembatan I Dompak Jangan Ditutup-tutupi
tribunnewsbatam.com/iswidodo
TERBENGKALAI- Proyek Jembatan I yang menghubungkan Tanjungpinang dengan Pulau Dompak terbengkalai sejak 2010.
Laporan Tribunnews Batam, Thomlimah Limahekin

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG-
Wakil Ketua DPRD Kepri Iskandarsyah berharap kepada Pemprov Kepri agar hasil rekomendasi  Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) dari Institut Teknologi Bandung dipublikasikan. Lebih baik transparan agar langkah yang diambil terkait proyek jembatan I Dompak bisa menghasilkan kekokohan dan manfaat jangka panjang.

"Sampai sekarang kita masih belum tahu kondisi jembatan itu seperti apa. Karena tim ahli belum mempresentasikan kepada kami kondisi terkini, apakah jembatan ini dilanjutkan dengan konstruksi yang ada atau dengan perubahan bentuk, panjang, lebar dan sebagaianya atau sama sekali tidak bisa digunakan lagi," kata Iskandarsyah,  Minggu (17/3).

Mengapa hasil kajian LAPI belum dipresentasikan kepada DPRD. Hal itu menimbulkan spekulasi tentang hasil rekomendasi LAPI itu. Menurutnya, kendatpun LAPI sudah mengeluarkan rekomendasi bahwa pembangunan jembatan ini masih layak dilanjutkan lagi, namun masih ada wacana lain di DPRD Kepri yang menyatakan sebaliknya.

Karena itu, Iskandarsyah mengusulkan agar perlu dihadirkan juga konsultan independen lain di luar LAPI untuk mengkaji lagi kondisi jembatan tersebut. Usulan tersebut muncul dari keprihatinan Iskandarsyah akan ketahanan konstruksi jembatan ini di waktu mendatang.

Hendaknya Pemprov Kepri lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan guna melanjutkan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, yang paling penting bukanlah ketahanan jembatan ini dalam jangka waktu 5 tahun ke depan melainkan kekokohannya bertahan hingga 25 tahun yang akan datang.

"Saya bukan meragukan kualitas kajian LAPI. Tetapi, saya pernah punya pengalaman, 2 lembaga peneliti dari universitas yang sama berbeda opini bahkan bertolak belakang terhadap suatu objek kajian yang sama. Kadang-kadang, hasil rekomendasi itu sesuai dengan pesanan. Kalau toh, hasil rekomendasinya sudah ada, kenapa tidak dipublikasikan saja. Saya pikir kita terbuka saja supaya masyarakat tahu seperti apa kondisi jembatan ini," tandas Iskandarsyah mempertanyakan mengapa rekomendasi LAPI itu terkesan ditutup-tutupi.

Maka itu, ia menekankan supaya dibentuk tim pembahasan yang komprehensif dari Pemprov Kepri dan DPRD. Pembentukan tim ini dianggap penting guna menghindari perdebatan yang berkepanjangan terkait kelanjutan pembangunan jembatan yang menelan biaya Rp 447 miliar lagi itu. (*)
Editor: Iswidodo
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
72312 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas