A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Abdul Aziz Anggota DPRD Kepri Jadi Korban Penggelapan Mobil Camry - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Tribun Batam

Abdul Aziz Anggota DPRD Kepri Jadi Korban Penggelapan Mobil Camry

Kamis, 4 April 2013 00:10 WIB
Abdul Aziz Anggota DPRD Kepri Jadi Korban Penggelapan Mobil Camry
tribunnewsbatam.com/iswidodo
ABDUL AZIS anggota DPRD Kepri dari Partai Demokrat
Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM-
Abdul Azis anggota DPRD Kepri menjadi korban penggelapan. Dalam kasus itu, ia menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (3/4).

Azis menjadi saksi korban dalam kasus penggelapan mobil Toyota Camry, yang dilakukan orang dekatnya sendiri, Rahmat bin Muhammad Saleh. "Saya jadi saksi ad chart, saksi yang meringankan terdakwa," ucap Azis kepada Tribun, beberapa jam sebelum persidangan.

Sesekali ia juga menjawab pertanyaan orang-orang yang mengenal sosoknya sebagai anggota dewan. Dalam persidangan yang dipimpin hakim ketua majelis, Jack Johanis Octavianus didampingi Ridwan, beberapa kali hakim ketua yang juga ketua Pengadilan Negeri Batam itu memuji kebaikan Azis.

Lantaran, meskipun mobil Toyota Camry milik Azis berplat BP 1835 PX sudah dilarikan terdakwa, bahkan digadaikan kepada pihak lain, Azis tetap saja memberikan pinjaman uang kepada pria yang dikenalnya sebagai pelatih tim sepak bola sejak 2002 itu. Azis juga sempat mencabut laporan polisinya atas nama terdakwa, namun perkaranya tetap diproses karena termasuk delik biasa bukan aduan.

"Baik kalilah kau ya. Sudah dia bawa mobilnya, kau kasih dia pinjam uang lagi. Jarang-jarang yang begini, bisa dihitung," kata hakim Jack di persidangan. Ketua PN Batam itupun sempat berseloro atas kebaikan politisi Demokrat ini, dikaitkan dengan Rahmat sebagai tim sukses pemilu Azis untuk 2014 mendatang. Atas pertanyaan itu, Azis menampiknya.

"Bukan Pak, dia tinggal di Sekupang. Kalau saya dapil (daerah pemilihan) I, Batam kota," jelas Azis. Tak hanya itu, sebelum persidangan dilanjutkan mendengarkan keterangan terdakwa, Azis menyodorkan surat kepada majelis hakim, yang pada intinya ingin hukuman terdakwa diperingan. Jaksa Penuntut Umum Chadafi mendakwa terdakwa pasal 372 dan 378 KUHPidana. Kasus  ini berawal sejak November 2011 lalu.

Saat itu Rahmat meminjam mobil Toyota Camry milik Azis selama 2 hari. Namun pada hari ke 3 nya, mobil itu tak kunjung dikembalikan terdakwa, hingga Rahmat menawarkan perjanjian sewa mobil kepada Azis. Tiga bulan awal, perjanjian itu lancar, namun di bulan berikutnya terjadi permasalahan. Hingga selesai lebaran 2012, mobil Azis tak pernah berpindah tangan kepadanya.

"Kerugian saya di atas Rp200 jutalah, tapi saya tidak ingin dia dihukum, dibebaskan saja," harap Azis. Keinginan itu katanya, disebabkan istri Rahmad, pernah datang ke rumah Azis, meminta kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. "Ya, bagaimanalah kalau perempuan sudah datang ke rumah saya, nangis-nangis," katanya menjawab alasan minta hukuman Rahmad diperingan. (*)
Editor: Iswidodo
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
74931 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas