Adik Kandung BJ Habibie Kecewa Terhadap Keputusan Jamsostek

Ny Sri Sudharsono, pemilik Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Kota Batam mengungkapkan kekecewaannya terhadap PT Jamsostek.

Adik Kandung BJ Habibie Kecewa Terhadap Keputusan Jamsostek
Tribunnewsbatam.com/Istimewa
KLINIK GINJAL RSBK - Ny Sri Sudharsono Habibie (paling kanan) mendampingi Presiden RI, BJ Habibie (tanda tangan) saat meresmikan klinik ginjal RA Habibie di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK), Kota Batam, Kepri pada Jumat (12/12/2009) lalu.

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Ny Sri Sudharsono, pemilik Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Kota Batam mengungkapkan kekecewaannya terhadap langkah PT Jamsostek (persero) pusat yang memutus secara sepihak kerja sama.

Ia merasa diperlakukan tidak adil dalam pemutusan kerja sama terkait layanan kesehatan para pemegang polis Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jamsostek itu.

"Suatu kerja sama nggak bisa diputuskan dalam sebulan. Paling lambat tiga bulan. Jamsostek pusat kok begitu, seperti tidak percaya pada rumah sakit di daerah," ujar Sri Soedarsono pada rapat dengar pendapat di DPRD Kota Batam, Kamis (4/4/2013).

Pemutusan kerja sama PT Jamsostek dengan RSBK dan RS Awal Bros yang berlaku sejak 1 April 2013 itu mengundang perhatian banyak pihak. Selain masalah itu terjadi tiba-tiba, kini banyak peserta Jamsostek yang merasa kebingungan dengan diputusnya kerja sama itu.

Sri Soedarsono memaparkan ikhwal pemutusan kerja sama itu. Menurutnya, langkah itu dilakukan tanpa berdasarkan prosedur yang baku.

"Ada tim Jamsostek kemari yang melakukan sidak. Saya nggak ketemu karena sedang menunaikan ibadah umrah. Terus kami kan cuma meminta, sisanya item paket itu dilakukan sambil berjalan saja," kata Sri Sudarsono.

Ia juga mempersoalkan harga paket item-item yang tidak sama antara semua rumah sakit, meskipun memiliki tipe sama.

"Kenapa harus ada perbedaan harga. Kami cuma minta persamaan kok. Misalnya kenapa RSAB dapat 150, tapi kami dapat 50, sementara tipenya sama. Sama-sama tipe B. Memang kami nggak punya gedung sampai setinggi itu, tapi bukan itukan yang jadi permasalahannya," keluh adik kandung BJ Habibie.

Dikatakan, sampai saat ini, RSBK masih tetap terbuka melayani para pasien. Bahkan tetap ingin bekerja sama dengan Jamsostek. Di lain pihak, Darmadi, Kepala Kantor Cabang PT Jamsostek Persero Batam I menampik tudingan PT Jamsostek dikatakan hanya memikirkan keuntungan sepihak dengan langkah yang mereka ambil.

Saat menjawab cecaran anggota komisi IV DPRD Batam, Rusmini Simorangkir, ia menyatakan bahwa upaya kerja sama sudah dilakukan pihaknya sampai akhir Maret 2013 lalu, namun tidak kunjung ada titik temu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Candra P. Pusponegoro
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help