A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Margareth Teacher 1925-2013, Iron Lady dari Toko Kelontong - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 24 Agustus 2014
Tribun Batam
Home » Jiran

Margareth Teacher 1925-2013, Iron Lady dari Toko Kelontong

Selasa, 9 April 2013 16:00 WIB
Margareth Teacher 1925-2013, Iron Lady dari Toko Kelontong
Tribunnewsbatam.com/Net
Margareth Teacher 1925-2013, Iron Lady dari Toko Kelontong
TRIBUNNEWSBATAM.COM, INGGRIS - Begitu Margaret Thatcher mengalahkan Willie Whitelaw untuk menjadi pemimpin Partai Konservatif pada bulan Februari 1975, sejarah langsung berubah. Ia menjadi wanita pertama memimpin partai politik di Inggris. Empat tahun kemudian, ia menjadi wanita pertama negara itu perdana menteri.

Begitu juga ketika ia pensiun pada bulan November 1990, Teacher telah mengubah wajah negeri sekaligus namanya. The Iron Lady. Ia seorang negarawan dunia paling terkemuka di abad ke-20. Teacher dikenal sebagai wanita besi karena kecenderungannya menabrak kebiasaan, bahkan aturan.

Misalnya soal konsensus pascaperang antara politisi, manajemen dan serikat pekerja. Konsensus yang menurutnya hanya membuat Inggris tertinggal di Eropa dan Amerika. Teacher dikagumi kawan dan lawan. Berhasil membuat ekonomi Inggris meroket, melawan blok Uni Soviet kendati ia adalah pengagum Mikhail Gorbachev.

Di balik manajemen kerasnya, ekonomi Inggris justru bangkit karena dia terus mendorong wirausaha sehingga ia tidak disukai para buruh. Kebijakan straight jacket untuk mendorong efisiensi menimbulkan banyak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), tetapi sekaligus memulai era kerja keras.

Reputasi yang paling terkenal dari Teachers adalah ketika ia menolak perundingan dengan Argentina dan langhsung mengirim pasukan tempur untuk mengusir negara itu dari Kepulauan Falkland pada musim semi tahun 1982.

Terlahir dengan nama Margaret Hilda Thatcher, pada tanggal 13 Oktober 1925 di sebuah pasar di Lincolnshire Grantham. Ayahnya, Alfred Roberts, adalah seorang penjaga toko yang kemudian menjadi walikota. Istrinya, Beatrice seorang metodis gereja yang taat. Keduanya bekerja keras dan menabung untuk membeli toko sendiri.

Pengaturan keuangan yang ketat inilah yang mempengaruhi Teacher dalam memimpin negara, membongkar gaya hidup Victorian yang kerap dengan kemewahan dan foya-foya. Keberadaan Teacher di setiap jamuan sering membuat kaum bangsawan risih.

Selalu tampil sederhana dengan blazer dan topi mungil di kepalanya. Meski keras, tapi wanita pintar iini sangat menyukaui sastra, terutama puisi. Sejak kecil, ia paling sering mengliping puisi yang sering dikutipnya di kemudian hari.

Dia memenangkan beasiswa ke Kesteven dan Sekolah Perempuan Grantham/Oktober 1943, Teachers muda memenangkan tempat di Somerville College, Oxford, ia memilih kimia.

Aktivis kampus

Di Oxford, jiwa politiknya mulai muncul, bergabung dengan Asosiasi Konservatif universitas dan mendapat pelajaran berpidato dan menjadi relawan. Tahun 1946, ia menjadi presiden asosiasi yang dikagumi di Oxford. Tamat tahun 1947, bekerja di sebuah pabrik plastik di Essex. Awal 1949, ia ikut bertarung mendapatkan kursi partai Buruh Dartford meskipun masih berusia 23 tahun.

Teacher gagal, tetapi bertemu seorang pengusaha lokal, Denis Thatcher. Mereka menikah pada Desember 1951. Ia gagal lagi memenangkan kursi Dartford sehingga ia kemudian mengambil kuliah hukum kelas malam.
Teacher baru mendapatkan kursinya pada Pemilu 1959, mengalahkan Finchley. Karir politiknya pun dimulai. Ia sangat populer di parlemen sehingga tahun 1962, dia diberi jabatan di Departemen Pensiun dan Asuransi Nasional.
 
Ia terus mencuri perhatian sehingga mendapatkan jabatan sebagai Menteri Pendidikan tahun 1970 dari PM Edward Ted Heath. Kebijakannya cukup frontal melakukan penghematan di departemen, terutama menghapuskan susu gratis di sekolah sehingga ia dijuluki penjambret susu karena kondisi ekonomi Inggris yang tidak sehat.

Namun, prestasinya menciptakan teknokrat muda di Inggris adalah prestasinya yang membuatnya terkenal sehingga ia kemudian mencoba peruntungannya di kursi nomor satu partai oposisi pada Februari 1975. Kebetulan, Heath mengundurkan diri dan menyerahkan suaranya kepada Teachers.

Empat tahun memimpin oposisi, membuat namanya berkibar sampai akhirnya menjadi wanita pertama PM Inggris. Pakar komunikasi Gordon Reece pernah membujuknya untuk menurunkan volume suaranya ketika berbicara karena ia wanita. Tetapi itulah Teachers yang selaklu menjadi singa podium dan membuang topi twinsetsnya.

Teachers tidak hanya seorang politisi wanita, tetapi sekaligus menjadi inspirasi bagi wanita di seluruh dunia dalam berbagai bidang pekerjaan. Ya, gadis yang lahir dan dibesarkan di toko kelontong itu membuat perubahan yang besar untuk sebuah negara besar yang terancam bangkrut.

Wanita besi itu terus memimpin pemerintahan Inggris selama 11 tahun tanpa lelah dan rasa takut: termasuk dari pemberontak Irlandia yang terus mengincar nyawanya. Teacher hanya tunduk oleh usia dan stroke yang menyerangnya dua tahun terakhir. Pemimpin terkenal abad XX ini meninggal di usia 87 tahun. (yan/bbc/dailymail/guardian)
Editor: Candra P. Pusponegoro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
75851 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas