Rabu, 10 Juni 2026

PEMILU 2014 DI KEPRI

Bacaleg Terpaksa Mencukur Bulu Dada di RSUD Embung Fatimah

Jika tidak dilakukan cukur bulu dada, maka tidak bisa memeriksa jantung dan penyakit dalam.

Tayang:
Laporan Tribunnewas Batam, Zabur Anjasfianto

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Bakal calon legeslatif (bacaleg) terpaksa mencukur bulu dada saat menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batam, Jumat (19/4/2013). Jika tidak dilakukan cukur bulu dada, maka tidak bisa memeriksa jantung dan penyakit dalam.

"Mau tidak mau bulu dada harus di cukur. Kalau tidak ya tidak bisa periksa jantung, paru-paru dan lainnya. Dokter beralasan alat medis tidak bisa mendeteksi," ujar Beni salah satu bacaleg dari Partai Gerinda.

Beni yang akan bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) V Belakangpadang, Sekupang dan Batuaji mengaku tidak hanya dirinya saja yang mencukur bulu dada, tapi ada beberapa bacaleg lainnya.

"Kami ikut aja, yang penting syarat untuk maju jadi bacaleg terpenuhi," katanya.

Hal senada juga disampaikan Syarial Lubis, bacaleg dari Partai Demokrat. "Bagaimana mau diperiksa kondisi kesehatan jantung, jika alat deteksi tidak bisa merekam, karena terhalang oleh bulu dada," jelasnya.

Sementara Chablullah mengaku sudah menjalani semua pemeriksaan kesehatan. Dia pun langasung menerima hasil pemerikasan kesehatan. Chablullah sendiri akan maju ke DPRD Kepri melalui PAN dengan dapil B, Sekupang, Batuaji, Belakangpadang, dan Sagulung.

"Saya sudah selesai ikut tes kesehatan. Allhamdulillah, tidak ada masalah kesehatan. Semuanya, tidak ada masalah dan tinggal melengkapi sebagai syarat bacaleg," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved