A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Saparudin Muda Mengamuk di Kantor KPU Batam - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribun Batam

Saparudin Muda Mengamuk di Kantor KPU Batam

Selasa, 23 April 2013 12:35 WIB
Saparudin Muda Mengamuk di Kantor KPU Batam
Tribunnewsbatam.com/Zabur Anjasfianto
BERSITEGANG - Iman Sutiawan, Ketua DPC Gerindra Batam (dua dari kiri) dikawal para pendukungnya, Senin (22/4/2013) malam.
Laporan Tribunnews Batam, Zabur Anjasfianto

TRIBUNNEWSBATAM.COM ,BATAM -
Saparudin Muda dan anggota Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) langsung mengejar lima orang kader Partai Gerinda yang membawa berkas bacaleg di KPU Kota Batam, Senin (22/4/2013) malam.

Beberapa orang langsung memukul dari belakang kepada lima orang kader Gerinda yang membawa berkas bacaleg tersebut. Tidak sampai di situ saja, beberapa orang dari Perpat pun memaksa masuk ke dalam kantor KPU. Namun di hadang Kapolsek Sekupang, Kompol Rubertus Heri.       

Saparudin pun langsung marah dan mencari Dalhar, sekertaris Gerinda yang bertanggung jawab atas penetapaan Bacaleg.

"Sudah puluhan miliar saya habiskan uang untuk besarkan partai. Saya sudah belikan Iman dua mobil mewah. Kenapa sedikit pun tidak menghargai saya," teriak Saparudin.

Saparudin terus berkoar karena kecewa akibat nomor urut yang diberikan kepada anaknya. Selain itu, ponakanya tidak masuk dalam bacaleg.  

Sementara Dalhar sendiri langsung lari menyelamatkan diri dan bersembunyi di ruang KPU Batam. Begitu juga dengan Iman Setiawan Ketua Gerinda Batam diamankan di ruang KPU Batam.

Iman dan Dalhar keluar dari ruangan KPU setelah Kapolresta Barelang, Kombes Karyoto berusaha melakuan mediasi. Imam dan Dalhar dikawal ratusan pendukungnya. Sementara Saparudin dan massa Perpat dikawal puluhan polisi.

Sebelumnya, massa Perpat sudah mengikuti kader Gerinda yang sedang fotokopi berkas bacaleg. Karena tidak ketemu, akhirnya massa yang dipimpin Saparudin Muda menunggu di kantor KPU. Tidak lama sekitar pukul 19.30 WIB, tiba lima kader Gerinda yang membawa berkas bacaleg itu. Saat itu terjadilah keributan. (*)
Editor: Candra P. Pusponegoro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas