Detik-detik Ustadz Jeffry Al Buchory Sebelum Meninggal Dunia

Inilah amalan terakhir Uje sekaligus menjadi contoh terbaik yang ia tunjukkan sebelum akhir hayatnya.

Detik-detik Ustadz Jeffry Al Buchory Sebelum Meninggal Dunia
Tribunnewsbatam.com/Istimewa
Ustadz Jeffry Al Buchory

Kala itu datang SPG rokok, Uje pun beli dua bungkus tapi membayar seharga satu slop. Uje juga membayar parkir empat sepeda motor dengan uang Rp 100 ribu yang kembaliannya diserahkan ke petugas parkir. Itulah amalan terakhir Uje sekaligus menjadi contoh terbaik yang ia tunjukkan di akhir hayatnya.

Sebelum meninggal, Uje juga sudah memberikan isyarat kepada orang-orang terdekatnya. Sang Ibunda, Tatu Mulyana tak menyangka pesan Uje agar dirinya tidak menangis. Beberapa saat sebelum pergi ngopi bareng temannya, adalah menjadi pesan terakhirnya.

"Dia bilang, Umi jangan menangis, masih banyak yah air matanya? Kalau Uje mah sudah habis," ucap Tatu. Uje yang beberapa hari ini mengalami sakit meriang, sempat menuturkan keinginannya untuk beristirahat dari aktivitasnya sebagai pendakwah.

"Dia bilang mau istirahat ceramah dulu,terus Umi bilang masa istirahat ceramah," ucap Tatu sambil terisak. Kepada sang istri, Pipik Dian Irawati Popon, isyrat Uje sangat jelas.

Beberapa hari lalu Uje minta kepada istrinya agar apabila meninggal ia dimakamkan dekat makam ayahnya di TPU Karet Tengsin Jakarta Pusat. "Terus istrinya bilang, 'hus... kok Abi ngomongnya begitu. Dan, ternyata benar sekarang dia telah meninggal," ucap Tatu menirukan Pipik.

Kepada sahabatnya, Ustad Solmet, Uje juga sudah memberikan isyarat. Dua hari lalu, Ustadz Solmed yang mengaku menjadi murid Uje diminta untuk meneruskan dakwahnya. "Ketika bertemu dua hari lalu, kita berdua berpelukan sambil menangis. Ketika itu Uje memberikan cincin dan kopyah. Dia bilang, Met teruskan dakwah ya," ujar ustad Solmet.

Uje juga berpesan kepada sahabatnya, Opick, penyanyi lagu-lagu Islami. Tiga hari sebelum meninggal, pelantun lagu 'Tombo Ati' itu menuturkan Uje selalu merasa dirinya banyak kesalahan dan kekurangan. "Dia bilang, kalau saya yang ceramah terus, siapa dong yang mau ceramahin saya," kata Opick menirukan ucapan Uje.

Opick menilai sahabatnya tersebut memang sudah menyadari akan pergi meninggalkan mereka yang masih hidup. Opick juga melihat Uje melakukan taubat sebelum meninggal. "Saya merasakan kalau Uje sudah menyadari kepergiannya. Ada ruang taubat yang begitu besar di penghujung hidupnya," tuturnya.

Uje juga sudah menunjukkan petanda akan meninggal kepada putri sulungnya, Adiba Khanza. Seminggu lalu ketika ia pulang dari pesantren, tiba-tiba Uje yang sedang sakit meminta Adiba melihat ke dalam toilet.

"Pas Abi (panggilan Uje) lagi sakit, aku tiba-tiba disuruh ke toilet. Kata Abi, ada teman di toilet. Katanya, kenalin dong om, yang suka jaga Abi," kata Adiba menirukan Uje.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Candra P. Pusponegoro
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help