A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Jani Hutagalung Nilai Batam Belum Jadi Kota Kosmopolitan - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribun Batam

Jani Hutagalung Nilai Batam Belum Jadi Kota Kosmopolitan

Sabtu, 1 Juni 2013 14:37 WIB
Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria Silitonga

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM -
Horjani Hutagalung hibur para kaum wanita dari WBI (Wanita Bethel Indonesia), Jumat (31/5/2013) sore di King Asher Hotel.

Penyanyi rohani yang memulai karirnya dari ajang Cipta Pesona Bintang itu khusus datang ke Batam sekaligus lawatannya ke daerah yang bakal menjadi daerah pemilihannya di pileg (pemilihan legislatif) tahun depan.

Dalam Rakerda WBI hari itu, wanita yang lebih dikenal dengan Jani Hutagalung itu membawakan satu buah lagu berjudul "Lebih Berharga dari Permata" karya Jonathan Prawira.

"Saya mengisi acara di WBI ini karena sesuai dengan misi yang saya bawa dalam pileg nanti, yakni wanita cakap berdampak. Tentunya dampak positif yah, mulai dari diri sendiri, keluarga dan sampai ke negara. Itu jugalah yang ingin saya sosialisasikan ke seluruh provinsi," ungkap wanita yang sekaligus caleg dapil Kepri nomor urut dua dari Partai Nasdem itu.

Berkarier di bidang Asuransi, wanita yang juga sempat menelurkan dua album solo itu menyebutkan keterikutannya dalam kancah politik bukan sekedar ikut-ikutan ataupun aji mumpung. Apalagi, ia sendiri sudah memiliki ikatan tersendiri dengan Kepri, khususnya Batam.

"Ini panggilan, kalau untuk mengisi kuota pasti. Tapi saya sudah sering di Batam dari dulu, semua keluarga saya banyak di Batam. Kita tahu memang Batam ini menjadi daerahnya para pendatang. Sayangnya, nggak kosmopolitan, padahal di seberangnya itu Singapura," ungkap Jani lagi.

Menurut dia, Batam di daerah lain hanya di kenal sebagai tempat jual barang elektronika murah.

"Padahal seharusnya daerah ini jadi town never sleep. Batam itu unik dan berpotensi besar," tutup pelaksana harian Departemen Pertanian dan Maritim DPP Partai Nasdem itu.
Editor: Candra P. Pusponegoro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas