Geng Motor Hancurkan Mobil dan Ancam Membakar Rumah

Kelompok geng motor mengamuk. Mereka menghancurkan mobil Avanza Nopol BP 1842 WY milik Erwan, Minggu (16/6/2013) dini hari.

Mobil mulus Erwan berubah bak rongsokan. Hampir seluruh kaca mobil pecah, bodi penyok, serta mesin dipukul pakai benda keras.

Rika, istri Erwan sempat keluar rumah saat kelompok geng motor mengamuk. Namun ia tidak bisa berbuat banyak. Menurut Rika, para pelaku mengambil benda yang ada di dekatnya dan dilemarkan ke mobil Avanza milik suaminya tersebut.

Aksi brutal itu dipicu lantaran Erwan sempat menabrak pelaku balap liar di Jl Basuki Rahmad. Erwan awalnya mau turun dan menolong korban. Namun kelompok geng motor itu mendekat. Erwan takut dan kabur menyelamatkan diri.

Saat mengamuk, para pelaku berteriak meminta Erwan keluar rumah. Tetapi Erwan tidak kunjung keluar. Sehinga salah satu mereka berniat hendak membakar rumah Erwan. "Kalau suami saya keluar semalam, mungkin dia sudah mati diamuk anak geng motor itu," ujar Rika.

Aksi itu mulai reda setelah anggota Polsek Bukit Bestari langsung datang ke rumah Erwan. Melihat mobil patroli datang, anggota geng motor pontang panting.

"Setelah polisi datang, baru mereka bubar. Mereka sempat mengancam ingin membkar rumah saya. Untung ada warga yang menenangkan agar mereka tidak membakar rumah kami. Sebab di sini perumahan rapat, kalau terbakar satu, semuanya pasti ikut terbakar," ucapnya.

Rika sudah melaporkan kejadian tersebut kepihak kepolisian. Ia meminta agar pihak kepolisian bisa segera menyelesaikan masalah ini. Sebab dia tidak ingin terjadi apa apa pada suaminya di kemudian hari.

"Saya sudah membuat laporan ke pihak kepolisian tadi pagi. Semoga adanya laporan ini, semuanya bisa selesai," ujarnya.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan melalui Kapolsek Bukit Bestari AKP Jaswir membenarkan adanya laporan tersebut. Dan saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan terkait kejadian itu.

"Benar ada kejadian tersebut, laporannya juga sudah masuk. Saat ini anggota sedang melakukan penyelidikan terkait masalah ini," ujar Jaswir.

Halaman
12
Editor: Candra P. Pusponegoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved