Usai Dioperasi, Usus Sabri Bocor Terus

Said Isabri (39), warga Kabupaten Natuna, Kepri, diduga menjadi korban malapraktik.

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Said Isabri (39), warga Kabupaten Natuna, Kepri, diduga menjadi korban malapraktik. Ia kini terbaring lemah di di ruang II Teratai RSBP Batam, Minggu (16/6/2013).

Sebuah perban dan beberapa jahitan terlihat di sisi kanan perutnya. Baru Sabtu (15/6/2013) kemarin, Sabri tiba di RSBP Batam.

Ia dirujuk RSUD Natuna Ranai lantaran sudah beberapa kali mengalami kebocoran pascaoperasi usus buntu yang dialaminya.

"Cairannya masih keluar. Dia belum dioperasi lagi di sini, masih cek kesehatan dari awal lagi. Diapun lagi kurang darah sekarang," ucap Mulyadi, saudara Sabri.

Ia mengatakan, adiknya itu sudah 6 kali mengalami kebocoran sejak dioperasi di RSUD Natuna Ranai, Februari lalu. Ia tak tahu pasti mengapa hal itu bisa terjadi pada Sabri.

"Saya juga belum bisa mengatakan ini mal praktek atau bukan. Yang jelas adik saya sudah 6 kali mengalami kebocoran setelah operasi usus buntu," ujarnya.

Ia mengatakan, hanya ingin mengetahui apa yang sedang terjadi pada Sabri. Jika memang peralatan medis di RSUD Natuna Ranai belum memadai, mengapa adiknya tak dirujuk ke rumah sakit lain sejak awal.

"Apa yang terjadi? Kalau peralatan medis kurang, kenapa dari awal tak dirujuk?" ucap warga Tanjungpinang ini.

Awal kejadian, kata Mulyadi, saat itu adiknya mengalami sakit perut layaknya maag hingga 2 minggu. Lantaran sudah tak tahan menanggung sakit, Sabri diantar keluarganya berobat menggunakan jamkesda ke RSUD Natuna Ranai.

"Dokter di sana bilang, adik saya usus buntu dan sudah pecah. Malam itu juga harus dioperasi. Ya sudah keluarga ikut saja, tapi tak tahu mengapa bisa seperti ini," ucapnya bingung sembari mengatakan terakhir, seminggu setelah dioperasi, adiknya mengalami kebocoran lagi. (Dewi Haryati)

Editor: Candra P. Pusponegoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved