• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribun Batam

Puluhan Ijazah Caleg 2014 Diduga Palsu

Rabu, 3 Juli 2013 19:24 WIB

Laporan Tribunnews Batam, Rachta Yahya

KARIMUN, TRIBUN - Puluhan ijazah calon legislatif (caleg) peserta Pemilu Legislatif DPRD Kabupaten Karimun, Kepri, pada 2014 diduga palsu. Namun begitu, baru satu laporan resmi yang masuk ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karimun milik seorang caleg berinisial RNS. Sementara pengaduan lainnya masuk melalui SMS atau telepon.

"Benar, kami banyak menerima aduan dari masyarakat terkait dugaan ijazah palsu caleg tapi hanya satu laporan secara resmi yang masuk ke kami, dalam artian disampaikan secara langsung dan dengan bukti-bukti permulaan. Kasus resmi itu atas nama caleg dengan inisial RNS," ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Karimun, Tiuridah Silitonga ST kepada Tribun, Rabu (3/7/2013).

Meski dilaporkan secara tidak resmi, namun hal tersebut dikatakan Tiur akan tetap menjadi atensi pihaknya dengan status temuan agar proses penyelidikannya jadi tidak terbatas.

Kebanyakan dari laporan itu menyorot ijazah yang diakui caleg diperoleh melalui ujian persamaan Kejar Paket C. Sementara untuk laporan dugaan ijazah palsu milik caleg RNS, Tiur mengaku masih mengumpulkan bukti-bukti permulaan.

"Masih mengumpulkan bukti-bukti permulaan dan menguatkan. Yang bersangkutan (Caleg RNS) belum kami panggil untuk memberikan keterangan.

Kebanyakan dari paket C ya. Nanti akan kami jadikan statusnya temuan biar proses penyelidikannya jadi lama dan tak terbatas," terangnya.

Tiur juga mengingatkan kepada caleg dan partai politik peserta Pemilu 2014 agar senantiasa mentaati aturan main Pemilu 2014.

Bagi yang ragu atau kurang paham dengan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panwaslu, Tiur menyarankan lakukan koordinasi yang intens dengan pihaknya atau KPU Kabupaten Karimun.

"Kesuksesan Pemilu adalah kepentingan bangsa dan negara, maka dari itu mari sama-sama sukseskan Pemilu 2014 di Kabupaten Karimun secara adil dan jujur," tutupnya.

Editor: Candra P. Pusponegoro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas