• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 21 September 2014
Tribun Batam

Tim Batam Kandaskan Atlet Taekwondo Dunia

Sabtu, 6 Juli 2013 23:36 WIB
Tim Batam Kandaskan Atlet Taekwondo Dunia
Tribunnewsbatam.com/Istimewa
Citramas Taekwondo Sport Club Batam

Laporan Tribunnews Batam, Hadi Maulana

BATAM, TRIBUN - Citramas Taekwondo Sport Club Batam mengharumkan Batam dan Kepri di ajang Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Taekwondo III di Medan, Sumatera Utara, Minggu (16/6/2913) lalu. Dari sembilan atlet yang dikirim, enam atlet Citramas Taekwondo Sport Club meraih mendali emas, perak, dan perunggu.

Dalam event tournament best of the best ICTO (Internasitional Club Taekwondo Organization) diikuti oleh 24 negara di dunia diselenggarakan di Yogyakarta pada 28-30 Juni 2013 lalu. Lima atlet yang dikirim, akhirnya club ini berhasil meraih mendali emas dan menyambet gelar best of the best ICTO 2013.

"Prestasi ini cukup membanggakan Citramas Taekwondo Sport Club, sebab even ini merupakan even dunia. Dan yang paling berkesan, mendali emas yang diraih ini merupakan jerih payah atlet kami setelah berhasil menumbangkan juara dua dunia asal Korea untuk kelas ander 78, Liee Dong Hoo," kata Master Andre Tan, pelatih Citramas Taekwondo Sport Club, Sabtu (6/7/2013).

Adapun atlet-atlet Citramas Taekwondo Sport Club yang dikirimkan ke even dunia itu di antaranya Rafli dikelas ander 48 berhasil meraih mendali perak. Dwiky dikelas ander 55 yang sempat menang namun akhirnya ditumbangkan atlet dunia asal Korea.

Kemudian M Nasir dikelas ader 63 juga sempat menang dua kali namun akhirnya kalah dengan atlet asal Indonesia sendiri yang berasal dari NTT. Lalu Arnoldus Bryan dikelas individual poomsae berhasil meraih mendali emas.

"Dan terakhir Hianwi Fardiman dikelas ander 78 juara satu emas dan menyambet gelar best of the best ICTO setelah menumbangkan juara dua dunia asal Korea, Liee Dong Hoo di Final," jelasnya.

Andre mengaku acara yang dibuka oleh adek Sri Sultan, Gbh Prabu Kusumo yang juga ketua KONI Yogyakarta dan Ketua UTI DIY, dan ditutup oleh Menpora RI Roy Suryo. Rata-rata, atlet dalam pertandingan ini menang KO dan TKO.

"Jadi meski berangkat dengan biaya pribadi masing-masing, namun nama Kepri dan Batam tetap bisa harum di kancah dunia yang diikuti 24 negara. Ada atlet dari Amerika, Polandia, Afganistan, Iran, Austria, Australia, Hongkong, Vietnam, Thailand, Cina, Taipe, Singapura, Malaysia, Kanada, Jepang, Korea, Inggris, Jerman, dan Indonesia sendiri," jelas Andre Tan.

Sementara itu, Nur Syafriadi ketua KONI Kepri mengaku sangat bangga dengan prestasi anak-anak Kepri dan Nur berjanji akan memberikan bantuan pembinaan untuk atlet-atlet berprestasi tersebut.

"Jangankan yang berprestasi di kancah dunia, yang hanya berprestasi di tingkat nasional saja kami berikan bantuan biaya pembinaannya. Sebab bagaimanapun melalui anak-anak kita inilah Kepri dikenal dan disegani di luar sana," ujar Nur.

Untuk itu, Lanjut Nur Syafriadi dirinya meminta agar pelatih atau pengcabor dari taekwondo untuk segera menyampaikan proposalnya demi kemajuan dan kelangsungan prestasi anak-anak Kepri tersebut dalam mengharumkan nama Kepri ini.

Editor: Candra P. Pusponegoro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
84752 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas