Kejaksaan Batam Cekal AKBP Mindo

Kejaksaan Negeri Batam (Kejari) Batam melakukan pencekalan kepada Mindo.

Kejaksaan Batam Cekal AKBP Mindo
Tribunnewsbatam.com/Iman Suryanto
Hotman Sitompul, Kuasa Hukum AKBP Mindo Tampubolon (tengah).

BATAM, TRIBUN - Kejaksaan Negeri Batam (Kejari) Batam melakukan pencekalan kepada terpidana Mindo Tampubolon. Hal itu seperti ditegaskan Kepala Seksi Pidum Kejari Batam, Armen yang menyatakan sejak tanggal 7 Oktober 2013 lalu, pihaknya telah melayangkan surat kepada Kejaksaan Tinggi.

"Tahapan awal kita sudah melakukan pencekalan diri terpidana Mindo dan secara berjenjang kita layangkan surat kepada kejaksaan tinggi untuk diteruskan ke Kejagung. Itu sekitar tanggal 7 Oktober 2013 lalu," jelas Armen, Kepala Seksi Pidum Kejari Batam, kepada Tribun Batam, Rabu (16/10/2013).

Sejauh ini, pihaknya masih menunggu apakah yang bersangkutan (AKBP Mindo) telah menerima pemberitahuan salinan putusan yang dikirim oleh PN Batam.

"Belum ada balasan. Nanti itulah yang jadi dasar kita lakukan eksekusi nantinya. Prosedurnya memang begitu, masih menunggu. Nggak bisa sekonyong-konyong melakukan eksekusi, sementara dia (Mindo) nggak tahu kalau ada putusan itu," terangnya.

Secepat mungkin, kata Armen pihaknya akan melakukan tindakan eksekusi.

"Yang penting tahapan awal sudah kami lakukan. Masih menunggu semua prosesnya lah, administrasi dan lain-lain. Semua sama nggak ada yang diistimewakan, kitakan punya aturan-aturan. Apa yang harus kami tunggu, kami persiapkan. Jadi nggak ada istilah Kejaksaan takut," tegasnya.

Terakhir Armen pun menambahkan hingga kini, antara pihaknya dengan Mabes Polri belum ada koordinasi apapun.

"Yah dia masih disitulah (Mabes Polri) kan kita semua tahu, setelah tugas di sini dia dipindah ke sana. Kita belum ada koordinasi dengan Mabes Polri," jelasnya.

Keluarga Sayang Mindo

Mertua AKBP Mindo Tampubolon, Getwein Mosse SH, tetap kukuh pada pendiriannya, bahwa menantunya tidak terlibat dalam pembunuhan anaknya Putri Megah Umboh.

Halaman
12
Editor: Candra P. Pusponegoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved