Anggota TNI Dilarikan Nelayan Thailand

Kapten Perintahkan Bunuh Serma Dian, Tiga Nelayan Thailand Ditangkap

Kepolisian Thailand menangkap tiga dari 12 nelayan awak Sor Nattaya 7 yang menyekap anggota TNI AL Sersan Mayor (Serma) Dian.

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BANGKOK - Kepolisian Thailand menangkap tiga dari 12 nelayan awak Sor Nattaya 7 yang menyekap anggota TNI AL Sersan Mayor (Serma) Dian dan Edi Azwani (47), warga Kampung Hilir, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri pada 8 Maret lalu.

Seperti dilaporkan The Southeast Asian Times, ketiga nelayan itu ditangkap Rabu pekan lalu, namun baru diungkap ke media, akhir pekan lalu. Mereka adalah Suriwong Cheuhom (37) , Sriprai Suwanprapa (41) dan Sorasit Soin (36).

Ketiga nelayan tersebut mengaku bahwa mereka dipeintahkan kapten kapal pukat tersebut membunuh perwira angkatan laut Indonesia itu.

Alasan sang kapten, mereka meragukan Serma Dian adalah seorang tentara karena mereka menggunakan kapal sipil, bukan kapal angkatan laut .

The Bangkok Post melaporkan bahwa Serma Dian dan Edi diduga dipukul di kepala denganpalu dan ditusuk dengan pisau. Mayat mereka kemudian dibuang ke Laut Natuna.

Kapolda Songkhla Pol Mayjen Ekkapop Prasittiwattanachai mengatakan bahwa polisi belum mampu mengajukan tuduhan pembunuhan karena mereka tidak terletak mayat dua petugas .

"Polisi masih menunggu sampel DNA untuk membandingkan dengan yang ditemukan pada pukat dan di palu dan pisau yang diduga digunakan sebagai senjata pembunuh " katanya.

Kepolisian Thailand masih membutuhkan sampel DNA keluarga korban untuk melakukan tes forensik pada kapal Sor Nattaya 7 yang sudah ditahan.

Selain itu, kepolisian Thailand juga sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap sembilan awak kapal lainnya yang masih buron, termasuk kapten kapal. Polisi baru menetapkan penangkapan tersebut berkaitan dengan kasus memasuki wilayah perairan Indonesia tanpa izin.

Selain itu, kapal dan awaknya itu juga didakwa meninggalkan negara tanpa persetujuan imigrasi. Kepala Kepolisian Asisten Pol Letnan Jenderal Chakthip Chaichinda, seperti dikutip The Nation mengatakan, pihaknya sudah membahas masalah ini dengan konsulat Indonesia di provinsi Songkhla, Tahiland, Kamis pekan lalu.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Sri Murni
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help