Nuanasa Ramadan 1435 Hijriah

Bandara Hang Nadim Berlakukan Tarif Tiket Kelas Ekonomi

Bandara Internasional Hang Nadim Batam akan memberlakukan tarif batas atas penumpang khusus ekonomi.

Bandara Hang Nadim Berlakukan Tarif Tiket Kelas Ekonomi
Tribun Batam/Istimewa
Suasana Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, Provinsi Kepri, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Hadi Maulana

BATAM, TRIBUN - Bandara Internasional Hang Nadim Batam akan memberlakukan tarif batas atas penumpang khusus ekonomi angkutan niaga berjadwal dalam negeri. Tarif ini akan berlaku mulai H-7 hingga H+7 perayaan Idul Fitri 2014 mendatang.

Kabag Keuangan dan Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan, pemberlakuan tarif batas atas penumpang khusus ekonomi angkutan niaga berjadwal dalam negeri berdasarkan Keputusan Menteri (KM) Nomor 26 tahun 2010 dan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 2 tahun 2014.

"Berlakunya selama peak season, yakni dimulai dari H-7 hingga H+7," ujar Kabag Keuangan dan Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Rabu (16/7/2014).

Suwarso merincikan, untuk tarif atas itu dicontohkannya seperti rute Batam-Jakarta harga tertinggi harga tiketnya dijual Rp1,38.000,00, Batam-Surabaya Rp1.900.000,00, dan Batam-Medan Rp1.200.000,00.

Sedangkan harga tiket Batam-Pontianak Rp1.175.000,00, Batam-Pekanbaru Rp700.000,00, dan Batam-Bandung Rp900.000,00.

Selanjutnya rute Batam-Padang Rp900.000,00, Batam-Palembang Rp900.000,00, Batam-Yogyakarta Rp1.900.000,00, dan Batam-Balikpapan Rp1.900.000,00.

"Jika ditemukan ada yang menjual dan penumpang ada yang membeli di atas harga ini, maka maskapai yang bersangkutan akan diberikan teguran hingga tiga kali dan selanjutnya diberikan sanksi," tegas Suwarso.

Untuk saksinya sendiri, sebut Suwarso, tidak akan memperpanjang rute tersebut dan izin rutenya atau penerbangannya dicabut.

"Tapi untuk maskapai jarang, biasanya yang kerap melakukan pelanggaran adalah travel yang kerap bermain," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Candra P. Pusponegoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help