Nuanasa Ramadan 1435 Hijriah

Penipu Berkedok Penjual Batu Akik, Ngadimin Terhipnotis

Ngadimin, warga Jalan Datuk Syahbandar, Kampung Kamboja, Tanjunguban, Kepri, mengalami nasib sial kehilangan motor Honda Revo BP 4000 BI.

Penipu Berkedok Penjual Batu Akik, Ngadimin Terhipnotis
Tribun Batam/Hadi Maulana
Haji Alimudin menunjukan replika batu Merah Delima yang bisa mengeluarkan cahaya apabila batu tersebut ditekan dengan kuat di Mapolsek Batuampar Batam, Sabtu (5/10/2013). 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Alvin Lamaberaf

TANJUNGUBAN, TRIBUN - Ngadimin, warga Jalan Datuk Syahbandar, Kampung Kamboja, Tanjunguban, Kepri, mengalami nasib sial kehilangan motor Honda Revo BP 4000 BI.

Ngadiman diduga telah dihipnotis oleh pelaku yang berdalih menjual batu akik, Sabtu (19/7/2014) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Uang di rekeningnya juga dikuras, termasuk perhiasan sang istri harus melayang.

Ngadimin yang ditemani anak perempuannya menuturkan, seseorang menawarkan sebuah batu berwarna merah kepadanya saat berada di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri, Tanjunguban.

Batu itu dikatakan memiliki banyak khasiat untuk kehidupan. Entah tersadar atau tidak, Ngadimin patuh begitu saja ketika diminta untuk menguras saldo di rekeningnya yang jumlahnya sekitar Rp8 juta itu.

"Batu itu menyala saat dimasukkan dalam air. Orang yang menawarkan itu bilang kalau batu itu cocoknya dengan saya. Lantas saya diminta untuk membayar maharnya, tapi harus uang sendiri. Makanya saya mengambil uang yang ada di ATM itu. Sebelumnya perhiasan istri berupa dua buah gelang dan satu gelang juga sudah diserahkan," kata Ngadiman di Mapolsek, Sabtu (19/7/2014).

Setelah uang dan perhiasan tersebut diserahkan kepada pemilik batu tersebut, Ngadimin diminta untuk melaksanakan salat di masjid. Menurut si penjual batu, ibadah shalat itu sebagai pengesahan pemilik yang baru dan agar khasiatnya muncul.

"Setelah selesai salat, saya baru sadar kalau itu penipuan. Karena selain orang yang menuntun untuk salat sudah tidak ada di tempat lagi, motor saya Honda Revo juga sudah hilang dari parkiran Masjid Ar Rahim," tegasnya.

Editor: Candra P. Pusponegoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help