Josep Tanada Jabat Dandim 0316 Gantikan Harvin Kidingallo

Suasana haru mengiringi pelepasan mantan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316, Letkol Arhanud Harvin Kidingallo dan istri menuju tempat tugas baru.

Josep Tanada Jabat Dandim 0316 Gantikan Harvin Kidingallo
Tribun Batam/Istimewa
Panglima Kodam I/BB, Mayjen TNI Istu Hari Subagio SE MM (kiri) memberikan selamat kepada Dandim 0316/Batam, Letkol (Arh) Harvin Kidingallo usai melakukan kunjungan kerja di Batam, Provinsi Kepri, Sabtu (21/12/2013). 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Dewi Haryati

BATAM, TRIBUN - Isak tangis ibu-ibu Persatuan Istri Tentara (Persit) dan anggota TNI sayup-sayup terdengar di Markas Komando Distrik Militer 0316 Seraya Batam Jumat (19/9/2014).

Suasana haru mengiringi pelepasan mantan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316, Letkol Arhanud Harvin Kidingallo dan istri menuju tempat tugas baru.

Usai mengemban amanah selama 1 tahun 5 bulan 13 hari di Batam, Kepulauan Riau, Harvin dimutasi ke Markas Besar TNI AD di Jakarta, usai serah terima jabatan di Korem 033 Wira Pratama, Tanjungpinang di hari yang sama.

Posisinya digantikan Letkol Infanteri Josep Tanada Sidabutar. Dalam kegiatan pelepasan itu, Harvin mengaku banyak mendapat pengalaman berharga selama bertugas di Kodim 0316.

Iapun meminta maaf atas segala kesalahan dan khilafnya selama ini kepada anggotanya dan Persit.

"Ada saat datang, ada saat pergi. Ada saat memulai, dan ada saat mengakhiri. Selama 1 tahun 5 bulan 13 hari memimpin di sini, saya banyak mendapat pengalaman, suka duka dan pembelajaran yang tidak bisa dilupakan," kata Harvin dalam sambutannya.

Ia berharap dengan pengalamannya itu dapat bermanfaat di tempat tugasnya yang baru. Kepada Dandim 0316 yang baru, Harvin berpesan agar dapat memimpin Kodim 0316 lebih baik lagi. Tentunya dengan dukungan warga Kodim.

"Saya yakin adik saya ini mempunyai kapasitas, dan kemampuan untuk memimpin lebih baik lagi," katanya.

Sementara itu, Dandim 0316, Letkol Inf Josep Tanada Sidabutar mengatakan, tugas utamanya berada di Batam yakni membuat sinergitas antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah.

"Langkah pertama membuat sinergitas antara TNI, Polri dan Pemda di sini. Warga kodim harus profesional dan dicintai rakyat," kata Josep.

Sebelum memulai langkah itu, iapun ingin mengevaluasi kinerja anggota di bawahnya. Jangan sampai terlibat dalam pekerjaan yang bukan menjadi tugas kerjanya.

"Saya ingin perbaiki ke dalam dulu. Kalau ada anggota yang terlibat bukan pada wilayah kerjanya, akan ditindak tegas," ujarnya.

Sebelum ditugaskan di Batam, perwira TNI kelahiran Sumatera Utara ini sudah pernah bertugas di beberapa tempat lain. Josep lulus Akademi Militer tahun 1997.

Penugasan pertamanya di Kodam 7 Wira Buana. Kemudian pindah ke Kostrad. Lanjut ke Kodam 17 Cendrawasih Papua. Dari Papua, Josep ditarik kembali ke Kostrad menjadi Komandan Batalion di Makassar. 

Editor: Candra P. Pusponegoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved