Investor Pt Yee Wo Kabur Dari Batam

Damiyati Menangis Saat Dibawa Keluar dari Kawasan Industri

Damiyati hanya bisa menangis. Sesekali buruh wanita PT Yee Wo itu terdengar meringis kesakitan sambil memegang tangan kirinya yang bengkak.

Damiyati Menangis Saat Dibawa Keluar dari Kawasan Industri
tribunnews batam/anne maria
Damiyati, pekerja PT Yee Wo Batam yang sempat menjadi korban pengusiran secara paksa oleh sekurita Kawasan Industri Tunas Batam Centre, Selasa (2/2/2015). 

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Damiyati hanya bisa menangis. Sesekali buruh wanita PT Yee Wo itu terdengar meringis kesakitan sambil memegang tangan kirinya yang bengkak akibat kekersan fisik yang dialaminya.

Butiran airmata pun menetes di pipi wanita yang diperkirakan berusia 30 tahunan itu.

Masih terlihat shock, Damiyati enggan berbicara banyak ketika dibawa keluar dari dalam PT Yee Wo dimana dia bekerja selama ini.

Damiyati hanya satu dari beberapa buruh yang harus mengalami kekerasan dari sejumlah orang yang diduga preman yang ingin mengeluarkan aset-aset perusahaan dan mengusir karyawan.

"Sakit tangan aku, sakit tangan ku ini," ujar Damiyati di dalam mobil yang membawanya keluar dari Kawasan Industri Tunas.

Sambil terbata-bata, Damiyati mengatakan ia terluka akibat dorong-dorongan dengan orang-orang diduga preman yang disewa pihak kawasan untuk mengusir mereka. Padahal pagi itu hanya ada karyawan wanita dan beberapa karyawan pria yang berjaga.

"Tadi jam tujuh pagi kejadiannya, kami lagi jaga. Tiba-tiba mereka datang begitu saja. Di bagian depan preman-preman itu, terus di belakangnya sekuriti dan dibantu sama polisi," tuturnya bercerita singkat.

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help