Investor PT Yee Wo Kabur Dari Batam

Seorang Pekerja PT Yee Wo Dipukuli Saat Menjaga Aset Perusahaan

Setelah berhasil mengeluarkan pekerja PT Yee Wo, pihak kawasan industri pun langsung memblokade jalan masuk menuju kawasan.

Seorang Pekerja PT Yee Wo Dipukuli Saat Menjaga Aset Perusahaan
tribunnews batam/anne maria
Rahman, pekerja PT Yee Wo Batam yang menjadi korban pemukulan saat menjaga aset perusahaan, Senin (2/2/2015). 

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Pemaksaan pengosongan pekerja PT Yee Wo dari lokasi Kawasan Industri Tunas, Batam Centre, Senin (2/2/2015) tidak hanya menimpa pekerja wanita Damiyati, tapi juga Rahman.

Keduanya bersama beberapa rekan pekerja lainnya ditarik dan dipaksa keluar dari dalam kawasan industri saat hendak menjaga aset PT Yee Wo yang pemiliknya sudah kabur dari Batam.

Para pekerja dipaksa dikeluarkan dari kawasan industri dengan diangkut menggunakan mobil. 

Menurut seorang pekerja wanita yang namanya minta dirahasiakan, Rahman sempat kena pukul oleh diduga sekuriti kawasan.

Wajah Rahman nampak banyak luka-luka akibat pemukulan tersebut.

Setelah berhasil mengeluarkan pekerja PT Yee Wo, pihak kawasan industri pun langsung memblokade jalan masuk menuju kawasan.

Setiap pekerja PT Yee Wo yang datang untuk gantian berjaga, langsung dilarang masuk. Para pekerja wanita hanya bisa menangis di depan pintu gerbang kawasan. Apalagi mereka mengetahui rekan-rekannya yang terjebak di dalam perusahaan ada yang terluka akibat dipukuli.

‎"Kenapa kawan kami dipukuli, mereka kan cuma jaga aset. Polisi juga kenapa ikut membantu preman-preman itu," ucap salah satu buruh wanita yang enggan namanya dikorankan.

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved