Investor Pt Yee Wo Kabur Dari Batam

Situasi Memanas, Karyawan PT Yee Wo Dilarang Masuk Kawasan Industri

Puluhan ka‎ryawan PT Yee Wo dan solideritas buruh FSPMI dilarang masuk untuk bergantian menjaga aset-aset.

Situasi Memanas, Karyawan PT Yee Wo Dilarang Masuk Kawasan Industri
tribunnews batam/anne maria
Suasana di pintu masuk kawasan industri tunas, Senin (2/2/2015) pagi. Puluhan ka‎ryawan PT Yee Wo dan solideritas buruh FSPMI dilarang masuk untuk bergantian menjaga aset-aset. 

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Suasana tegang terjadi di Kawasan Industri Tunas, Batam Centre, Senin (2/2/2015) pagi. Puluhan ka‎ryawan PT Yee Wo dan solideritas buruh FSPMI dilarang masuk untuk bergantian menjaga aset-aset.

"Saya tadi pagi keluar mau ke rumah, mandi bersih-bersih dulu. Begitu saya balik lagi sudah nggak bisa masuk. Kawan-kawan perempuan saja yang di dalam," ujar salah satu karyawan PT Yee Wo yang tak ingin disebutkan namanya.

Memang sejak Sabtu (31/1/2015) lalu suasana mencekam sudah terasa di PT Yee Wo. Pasalnya, petugas keamanan kawasan sudah menyiapkan lori pengangkut mesin-mesin. Hari itu, lori bahkan sudah terparkir di depan perusahaan. Namun, ratusan pekerja yang menolak dieksekusi keluar, bertahan dan mengetatkan penjagaan.

Heriyanto ketua PUK PT Ye Wo mengatakan saat ini pihak kawasan memaksa buruh untuk keluar. Kawasan diduga ikut menyewa preman untuk mengeluarkan mesin dan petugas.

"Saat ini pihak kawasan memaksa kami dengan memukul untuk mengosongkan gedung pabrik PT Yee Wo Indonesia," ujar Heriyanto melalui pesan singkatnya.

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help