Public Service

Apakah Sah Bekerja Anak Usia 14 Tahun dan Sudah Menikah?

Jika orang tersebut belum berusia 18 tahun namun sudah menikah apakah secara hukum dinyatakan bisa dipekerjakan?

Apakah Sah Bekerja Anak Usia 14 Tahun dan Sudah Menikah?
Tribunnewsbatam.com/net
Ilustrasi Suasana Pekerjaan yang dilakukan Sejumlah Buruh Industri 

Pertanyaan:

Bekerja Saat Berusia 14 Tahun

Selamat sore Tribun Batam, apakah anak-anak boleh dipekerjakan, dalam hal ini si anak belum cukup usianya namun sudah memiliki KTP? Jika orang tersebut belum berusia 18 tahun namun sudah menikah apakah secara hukum dinyatakan bisa dipekerjakan?
Pengirim: +62817263762xx

Jawaban:

UU Ketenagakerjaan Lihat Usia

Terima kasih atas pertanyaan yang diajukan. Jika merujuk pada pasal 1 angka 26 Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan), maka yang dimaksud dengan anak adalah setiap orang yang berumur di bawah 18 tahun. Dalam pasal 68 UU Ketenagakerjaan, ditegaskan bahwa pengusaha dilarang mempekerjakan anak-anak.

Akan tetapi atas ketentuan dalam pasal 68 UU Ketenagakerjaan, terdapat pengecualiannya, antara lain, anak diperbolehkan untuk bekerja untuk melakukan pekerjaan ringan, yaitu bagi anak yang berumur antara 13 tahun sampai dengan 15 tahun, sepanjang tidak mengganggu perkembangan dan kesehatan fisik, mental, dan sosial.

Pengusaha yang mempekerjakan anak pada pekerjaan ringan tersebut harus memenuhi persyaratan pasal 69 ayat 2 UU Ketenagakerjaan. Melihat pada ketentuan pasal 1 angka 26 dan pasal 68 UU Ketenagakerjaan, dapat kita lihat bahwa dalam menentukan apakah seorang anak boleh atau tidak dipekerjakan.

UU Ketenagakerjaan tidak melihat apakah anak tersebut sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau tidak. KTP tidak menjadi patokan bahwa seseorang dianggap anak atau sudah dewasa dan usia sebenarnya yang menjadi patokan. Termasuk jika seseorang belum berusia 17 tahun tetapi sudah menikah.

Apakah ini dikatakan dewasa atau bukan, UU Ketenagakerjaan tidak mengaturnya. Hal ini berbeda dengan pengaturan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer). Dalam pasal 330 KUHPer dikatakan bahwa mereka yang belum dewasa adalah yang belum mencapai umur genap 21 tahun dan tidak kawin sebelumnya.

Apabila melihat pengaturan pada KUHPer, orang tersebut dapat dikatakan dewasa karena sudah menikah. Akan tetapi UU Ketenagakerjaan tidak mengatur demikian. UU Ketenagakerjaan hanya melihat usia, terlepas apakah orang tersebut sudah menikah atau tidak. UU Ketenagakerjaan mengatur batasan usia seseorang dapat dipekerjakan. Demikian,

Jumardi, SH
Kabid Pengawasan Dinas Tenaga Kerja Batam

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved