Public Service

Apakah Penyelundup dan yang Diselundupkan Kena Hukuman?

bagaimana hukumnya menyelundupkan orang? Apakah si penyelundup dan yang diselundupkan akan dikenakan hukuman sesuai undang-undang?

Apakah Penyelundup dan yang Diselundupkan Kena Hukuman?
Tribun Kaltim/Niko Ruru
Ilustrasi TKI di perairan 

Pertanyaan:

Hukum Menyelundupkan Manusia

Selamat pagi Tribun Batam, bagaimana hukumnya menyelundupkan orang? Apakah si penyelundup dan yang diselundupkan akan dikenakan hukuman sesuai undang-undang? Terima kasih.
Pengirim: +628132873xxx

Jawaban:

Acamanan Pidananya Dua Tahun

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Undang-undang (UU) RI Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian Bab XI Pasal 13 menyebutkan setiap orang yang dengan sengaja masuk atau keluar wilayah Indonesia tidak melalui pemeriksaan oleh pejabat Imigrasi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) akan dipidana. Termasuk penanggung jawab alat angkut yang masuk atau keluar Indonesia dengan alat angkutnya tanpa melalui TPI akan dikenakan sanksi.

Penjelasan dari penanggung jawab alat angkut adalah si pemilik kapal atau sejenisnya yang berfungsi sebagai pendukung transportasi. Alasannya, dia dengan sengaja (memiliki niat dan sadar secara kejiwaan) untuk menurunkan atau menaikkan penumpang yang tidak melalui pemeriksaan pejabat Imigrasi atau petugas pemeriksaan dan pendaratan izin masuk di TPI. Sesuai dengan UU Nomor 6 tahun 2011 pasal 17 ayat (2) tentang Keimigrasian dikenakan sanksi hukum.

Pelaku akan dipidana paling lama dua tahun dan Berdasarkan peraturan perundangan, di Batam ada tujuh lokasi TPI. Antara lain Pelabuhan Batam Center, Pelabuhan Sekupang, Pelabuhan Marina City, Pelabuhan Harbour Bay, Pelabuhan Nongsa, Pelabuhan Batu Ampar, dan Pelabuhan Kabil. Khusus Pelabuhan Batu Ampar dan Pelabuhan Kabil untuk pemeriksaan barang atau cargo yang akan masuk atau keluar dari Batam. Di luar tempat itu bukan merupakan TPI resmi. Demikian penjelasannya.

Sugeng Fendah Hartanto, SH
Kabid Lalintuskim Imigrasi Klas I Khusus Batam

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help