Atasi Banjir di Sei Tering, BP Batam Segera Bongkar Reklamasi Kanal

Banjir parah yang selalu melanda rumah warga Sei Tering sejak dua tahun terakhir ini, segera mendapat penanganan serius dari pemerintah

Atasi Banjir di Sei Tering, BP Batam Segera Bongkar Reklamasi Kanal
Tribun Batam/Hadi Maulana
Ilustrasi banjir di Batam 

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM-‎ Warga di sembilan kelurahan yang ada di Sei Tering, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) perlahan sudah bisa bernafas lega.

Banjir parah yang selalu melanda rumah mereka sejak dua tahun terakhir ini, segera mendapat penanganan serius dari pemerintah, dalam hal ini BP Batam dan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepri dan Pemko Batam.

Anggota komisi 3 DPRD Provinsi Kepri, Surya Makmur Nasution mengatakan hal itu menyusul adanya rapat bersama pihak terkait dan pengusaha mengenai masalah itu, Senin (2/3/2015).

"Kita sudah sempat melakukan hearing Sabtu malam lalu. Kemudian ditindaklanjuti lagi hari Senin kemarin, dimana pihak OB diwakili Imam Bachroni sudah menyetujui untuk membongkar kanal-kanal yang harusnya tidak direklamasi oleh dua perusahaan yang dapat PL dari mereka. Pengusahanya juga datang," tutur Surya Makmur kepada Tribun Batam.

Menurutnya, besok (Kamis (5/3/2015), akan ada pematokan lahan di kawasan Sei Tering. Pematokan tersebut dilakukan bersama-sama untuk membuat batas mana saja lahan yang boleh direklamasi dan mana yang tidak boleh.

Sedangkan untuk kanal yang sudah terlanjur direklamasi, sudah disepakati untuk dibongkar.

"Warga bersama BP Batam, dan disaksikan PU baik provinsi dan kota akan buat batas-batas mana yang bisa direklamasi mana yang tidak. Sehingga pembuatan kanal untuk menghindari banjir ini segera terlaksana," kata dia.

Apalagi, anggaran untuk ‎membuat kanal pencegah banjir sudah disetujui oleh dinas PU Provinsi.

"Kalau sudah selesai pematokannya, di provinsi kita akan masukkan anggaran normalisasi sungai-sungainya dulu di APBD Perubahan. Yang kami harapkan BP Batam berkomitmen untuk hadir besok dan merevisi mana-mana PL yang sudah diberikan ke perusahaan, supaya dipatuhi," tuturnya.

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help