Dugaan Korupsi MTQ Nasional di Batam

Diduga Terkait Korupsi, Kejari Segel Kantor ULP Pemko Batam

Penyidik Kejaksaan Negeri Batam menyegel kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Kota Batam yang berlokasi di lantai 5 Gedung Bersama.

Diduga Terkait Korupsi, Kejari Segel Kantor ULP Pemko Batam
tribunnews batam/dewi haryati
Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menyegel kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Kota Batam yang berlokasi di lantai 5 Gedung Bersama, Batam Centre, Kepulauan Riau (Kepri), sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (11/3/2015). 

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menyegel kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Kota Batam yang berlokasi di lantai 5 Gedung Bersama, Batam Centre, Kepulauan Riau (Kepri), sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (11/3/2015).

Belum diketahui alasan penyegelan itu. Namun diduga ada kaitannya dengan penyidikan kasus dugaan korupsi pekerjaan lampu hias MTQ nasional di Batam, Juni 2014 lalu.

Baru-baru ini penyidik Kejari Batam menetapkan status tersangka terhadap Indra Helmi, kuasa pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen dalam proyek dengan pagu anggaran senilai Rp 1,5 miliar ini.

Penyidik juga menetapkan status tersangka kepada Rivarizal, direktur CV Mustika Raja, rekanan Dinas Tata Kota Batam.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Batam, Tengku Firdaus yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan penyegelan ini. Namun dia belum mau berkomentar banyak.

"Ya, hari ini kami lakukan penyegelan di kantor ULP," kata Firdaus saat dihubungi wartawan.

Pantauan Tribun di lokasi, pintu depan kantor ULP terpasang segel garis warna merah dan putih, bertuliskan Kejaksaan RI. Hal serupa juga terjadi di pintu masuk ke dua.

Ruangan dalam kantor itu kosong, tanpa pegawai paska penyegelan. Namun di luar kantor yang berdekatan dengan kantin ini, tampak beberapa pegawai Pemko Batam duduk tenang sembari menikmati makanan dan minuman.

Seperti tak terpengaruh dengan penyegelan di kantor ULP itu. Mereka enggan berkomentar terkait penyegelan itu.

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help