Alasan Kasihan, 2 Wartawan Gadungan Pemeras Guru Akhirnya Dibebaskan

MZ dan AM, dua oknum wartawan yang dilaporkan oleh sejumlah guru SD, SMP dan SMA di Tanjungpinang akhirnya dibebaskan polisi, Senin (5/4/2015).

Alasan Kasihan, 2 Wartawan Gadungan Pemeras Guru Akhirnya Dibebaskan
cahayareformasi.com
Ilustrasi

Laporan Tribunnews Batam, Eko Setiawan

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- MZ dan AM, dua oknum wartawan yang dilaporkan oleh sejumlah guru SD, SMP dan SMA di Tanjungpinang akhirnya dibebaskan polisi, Senin (5/4/2015).

Kedua orang ini yang sebelumnya ditangkap polisi karena laporan pemerasan dibebaskan setelah pihak Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tanjungpinang mencabut laporan mereka.

Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Polres Tanjungpinang, Iptu Efendi saat dikonfirmasi mengatakan pembebasan kedua oknum wartawan atas kesepakatan para guru yang tergabung dalam PGRI di Tanjungpinang.

"Memang kedua orang itu sudah dibebaskan. Kami mau melanjutkan kasus itu, tetapi PGRI bersikeras mau mencabut laporanya," sebut Efendi, Senin (6/4) siang.

Setelah resmi dicabut sekitar dua hari lalu, otomatis pihak penyidik Reskrim Polres Tanjungpinang sudah menutup kasus tersebut.

''Sudah tidak ada lagi pemeriksaan karena laporannya dicabut dan status tersangkanya juga sudah di cabut,''kata Efendi

Sementara itu, ketua PGRI kota Tanjungpinang Encik Abdul Hajar, membenarkan laporan pemerasan yang dilakukan kedua oknum wartawan gadungan itu telah dicabut. Ia beralasan, PGRI Kasihan dengan kedua oknum wartawan tersebut.

"Memang kita sudah mencabut laporanya. Kita kasihan sama mereka," sebutnya.

Selain itu, kata Encik, pihaknya juga telah memaafkan yang bersangkutan dan tak ingin memperpanjang permasalahan tersebut. Ia hanya mengatakan kejadian tersebut akan menjadi pelajaran bagi seluruh kepala sekolah.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help