PWI Kepri Gelar Diskusi Perbatasan di Polteknik Batam

Diskusi tersebut digelar di Kampus Politeknik Batam Lantai 4 Batam Center pada Rabu, 20 Mei 2015 pukul 09.00 WIB

PWI Kepri Gelar Diskusi Perbatasan di Polteknik Batam
Tribun Batam/Candra P. Pusponegoro
B. Richard H. Nainggolan, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Kepri/Wakil Pemimpin Redaksi Harian Tribun Batam dan Bintan News saat memberikan pemaparan “Kriteria Capres dan Cawapres di Mata Pers” di auditorium Universitas Internasional Batam (UIB) Jalan Sei Ladi Baloi, Batam, Kepri, Sabtu (31/5/2014) pukul 10.00 WIB. 

Laporan Tribunnews Batam Rio Bara

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM – Masalah yang terjadi di wilayah perbatasan Provinsi Kepri belum sepenuhnya bisa diselesaikan. Terbukti, masih terjadi berbagai pelanggaran hukum di perairan wilayah perbatasan Kepri. Diantaranya penyelundupan solar, penyelundupan narkoba, human trafficking sampai dengan masalah kesejahteraan masyarakat di perbatasan yang masih jauh panggang dari api.

Tentu saja, semua permasalahan tersebut tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kepri semata. Tapi juga tanggung jawab pemerintah pusat, masyarakat juga pers.

Untuk mencari solusi yang terbaik dari berbagai persoalan di perbatasan itulah, maka pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri menggandeng Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Batam, menggelar Fokus Diskusi Publik bertajuk "Peran Pemerintah, Masyarakat dan Media Massa Dalam Menjaga Wilayah Perbatasan NKRI".

Diskusi tersebut digelar di Kampus Politeknik Batam Lantai 4 Batam Center pada Rabu, 20 Mei 2015 pukul 09.00 WIB.
Ketua Panitia Fokus Diskusi Publik yang juga Sekretaris PWI Kepri, Saibansah Dardani mengatakan, pihaknya berharap dari kegiatan ini akan melahirkan solusi dari berbagai persoalan di seluruh wilayah perbatasan NKRI, khususnya di Provinsi Kepri.

"Gubernur Kepri H.M. Sani sudah kami undang untuk menjadi keynote speaker pada Fokus Diskusi Publik ini," ujarnya.
Presiden BEM Politeknik Batam, Ismail menambahkan, para pembicara yang akan menyampaikan paparan dalam diskusi tersebut adalah para pakar di bidangnya.

Mereka itu adalah Komandan Guskamla Armabar, Laksmana Pertama Abdul Rasyid K, SE, MM, Direktur DR. Priyono Eko Sanyoto, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Kepri, Edy Sofyan dan Ketua PWI Kepri, Ramon Damora.

"Diskusi Publik ini akan menjadi momen penting bagi mahasiwa dan masyarakat untuk mendiskusikan berbagai persoalan di wilayah perbatasan. Karena narasumber yang akan tampil adalah para pakar," papar Ismail.

Tags
PWI Kepri
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help