Gara-Gara Belanja Online, Warga Tiban Tertipu Rp 7,5 Juta

Hati-hati bagi masyarakat yang hobi belanja online karena banyak penipuan. Nisa, seorang warga Batam, mengalami kerugian sedikitnya Rp 7,5 juta.

Gara-Gara Belanja Online, Warga Tiban Tertipu Rp 7,5 Juta
Tribunnews Batam/Istimewa
Ilustrasi belanja online

Laporan Tribunnews Batam, Wahib Wafa

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Hati-hati bagi masyarakat yang hobi belanja online karena banyak penipuan.

Nisa, seorang warga Batam, mengalami kerugian sedikitnya Rp 7,5 juta.

"Saya rugi Rp 7,5 juta. ‎Padahal itu uang buat saya modal usaha,"ungkap Nisa kepada Tribun Batam di Mapolsek Sekupang saat membuat laporan, Selasa (9/6/2015) sore.

Nisa menceritakan, awalnya, ia membuka salah satu website‎ dan menemukan lapak jual beli online. ‎

Ia tertarik dengan tawaran pakaian yangpasang di lapak tersebut.

"Murah harganya‎. Kalau dihitung per pak hanya 30-an ribu. Saya tertarik buat beli agak banyak," katanya.

Nisa kemudian memesan sebanyak 250 pak pada tanggal 30 Mei 2015.

Setelah transaksi selesai, korban dan penjual menyepakati nilai transfer sebanyak Rp 7,5 juta.

Menurutnya, penjual akan mengirim barang setelah total uang dikirim pemesan.

"Kita udah kirim tuh Rp 7,5 juta. Kita pesan 250 pak. Kita tungga 4 hari baru tiba barang yang kita pesan," ungkapnya lagi.

Namun, yang diterima bukannya 250 pak melainkan satu pack yang berisi satu pakaian saja.‎

Selama 5 hari setelah barang itu tiba, sisa pesanan tak kunjung menyusul.

"Kita biasa belanja di online. nanti kita jual lagi di Batam," tambahnya.

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved