Penipuan Online di Batam

Ini Cara Pelaku Penipuan Online Melakukan Aksinya

Batam tersebut, bertugas untuk menghubungi korban dan kemudian menawarkan produk seperti kartu kredit ataupun barang-barang lainnya.

Ini Cara Pelaku Penipuan Online Melakukan Aksinya
Tribun Batam
Lokasi penggerebken judi online di perumahan Crown Hill, Batam Center 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Sebanyak 58 Warga Negara Asing (WNA) asal Taiwan dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) diamankan aparat kepolisian dari Ditkrimsus dan Brimob Polda Kepri.

Dirkrimsum Polda Kepri, Kombes Pol Adikarya Tobing mengatakan motif yang dilakukan para sindikat ini adalah, dengan menghubungi korban-korbannya menggunakan line internet.

"Untuk jaringan internet di satu lokasi, biasanya mereka menghabiskan biaya sekitar Rp 40 juta perbulannya,"jelasnya.

Dengan sistim berkelompok dan terorganisir, jaringan ini membujuk para korbannya.

Kelompok yang tertangkap di dua perumahan mewah di Batam tersebut, bertugas untuk menghubungi korban dan kemudian menawarkan produk seperti kartu kredit ataupun barang-barang lainnya.

Untuk penipuan seperti kartu kredit, mereka meminta data-data korban seperti data pribadi, nomor rekening bank ataupun data lainnya.

Setelah mendapatkannya, kelompok ini kemudian mengirimkan data yang telah mereka dapatkan ke anggota jaringan lain yang berada di Taiwan dan RRC, untuk melanjutkan tindak penipuan mereka.(*)

Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help