Penipuan Online di Batam

Tak Hanya di Batam, 58 Cyber Crime Asal RRC-Taiwan Beraksi di Jawa dan Bali

Imigrasi akan mendeportasi para WNA asal Taiwan dan Republik Rakyat China (RRC) yang diamankan terkait cyber crime.

Tak Hanya di Batam, 58 Cyber Crime Asal RRC-Taiwan Beraksi di Jawa dan Bali
Tribun Batam
Lokasi penggerebken cyber crime di perumahan Crown Hill, Batam Center 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Sebanyak 58 Warga Negara Asing (WNA) asal Taiwan dan Republik Rakyat China (RRC) yang diamankan terkait cyber crime ternyata menggunakan visa pelancong.

Dari dokumen yang disita, puluhan WNA tersebut masuk melalui Jakarta.

Ada yang mendapatkan visa kunjungan negara on travel dan ada yang mendapatkan visa on arrival (VoA) di Jakarta.

"Mereka bermacam-macam. Ada yang sudah tiga bulan ada juga yang baru tiga hari," kata Kepala Bagian Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Rafly, Jumat (26/6/2015).

Sebab itu, lanjut Rafly, selain telah terbukti melakukan tindak cyber crime, para WNA tersebut telah terbukti melakukan pelanggaran izin wisata yang mereka kantongi.

"Mereka telah melanggar peraturan keimigrasian," lanjutnya.

Dituturkan Rafly, dengan adanya Peraturan Presiden (Perpres) No. 69 Tahun 2015 mengenai VoA, para WNA dapat dengan mudah masuk ke Indonesia.

Padahal sebelumnya WNA hanya bisa masuk ke Indonesia setelah mendapatkan VoA dari negaranya.

"Ya ini salah satu dampaknya,"ujar Rafly lagi.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help