Harga Kebutuhan Hidup Jelang Lebaran Dipastikan Naik

Harga kebutuhan pokok pada H-6 menjelang Idul Fitri 1436 Hijriyah di Tanjungpinang diketahui mengalami kenaikan

Harga Kebutuhan Hidup Jelang Lebaran Dipastikan Naik
tribunnewsbatam.com/iswidodo
Dok sembako
Laporan Tribun Batam, Mhd Munirul Ikhwan
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Harga kebutuhan pokok pada H-6 menjelang Idul Fitri 1436 Hijriyah di Tanjungpinang diketahui mengalami kenaikan. 
Namun demikian, kenaikan yang terjadi rata-rata tidak begitu signifikan dan masih terkendali.
Hal ini disampikan Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah usai melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok bersama Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul beserta instansi terkait di Pasar Baru Tanjungpinang, Sabtu (11/7/2015). 
Menurut Lis, jika dibandingkan dengan tahun lalu, kenaikan yang terjadi masih lebih baik tahun ini. Kenaikan yang terjadi rata-rata masih diambang normal.
"Harga masih terkendalilah. Terlebih untuk beberapa jenis kebutuhan seperti bawang dan cabe sekarang sudah ada dari lokal. Kalau sebelumnya kan dari Pulau Jawa semua," kata Lis usai melakukan pemantauan harga.
Namun demikian, lanjutnya, tak menutup kemungkinan harga akan mengalami kenaikan yang signifikan. Terutama pada H-2 sampai H-1.
Oleh karena itu, dia sudah meminta kepada instansi terkait untuk memantau perkembangan harga sehingga stabilitas harga bisa dikandalikan. 
"Untuk stok barang, pedagang sudah memastikan aman sampai lebaran," kata Lis.
Pada saat pemantauan dilakukan, Lis dan Syahrul melakukan dialog dengan para pedagang. Kepada Lis, pedagang mengeluhkan kondisi listrik yang masih kerap mati. 
Bahkan saat melakukan pantauan harga, Lis juga sempat merasakan kondisi mati lampu didalam gedung pasar. Para pedagang mengaku sangat merugi jika kondisi mati lampu terus terjadi. Selain kondisi gelap, aktifitas jual beli dipasar saat mati lampu menjadi lumpuh. 
Namun Lis tidak bisa berbuat banyak. Karena menurutnya pemadaman menjadi kewenangan PLN. Pemko hanya meminta kepada PLN untuk menjelaskan kepada masyarakat kenapa kembali terjadi pemadaman.(*)
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved