SPAM di Teluk Sebong Jadi Proyek Mubazir?

Proyek Air Minum ini dibangun melalui satuan Kerja (Satker), bagian Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum (PKPAM) Kepri

SPAM di Teluk Sebong Jadi Proyek Mubazir?
Tribun Batam
Instalasi Sistim Penyedian Air Minum (SPAM) yang terletak dikawasan Teluk Sebong Lagoi, Bintan 

Laporan Tribun Batam, Eko Setiawan

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BINTAN - Instalasi Sistim Penyedian Air Minum (SPAM) yang terletak dikawasan Teluk Sebong Lagoi, Bintan, hingga saat ini masih belum berfungsi.

Proyek tersebut, diketahui telah dibangun dengan anggaran APBN tahun 2012. namun hingga saat ini belum bisa digunakan dan dinikmati warga sekitar.

Sebagaimana diketahui, Proyek Air Minum ini dibangun melalui satuan Kerja (Satker), bagian Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum (PKPAM) Kepri.

Namun, akibat kurangnya perawatan intalasi ini terlihat semakin semraut dan dikelilingi rumput ilalang yang cukup tinggi.

Selain itu, beberapa pipa yang tidak dipakai juga sudah terlihat berkarat.

Heru, warga sekitar saat dimintai tanggapanya mengatakan, proyek ini merupakan proyek yang mubazir. Pasalnya, hingga saat ini warga tidak bisa menikmatinya.

"Hanya membuat masalah saja. Nanti kalau hilang semua barang-barang disini warga disini juga kena marah. Padahal semua ini tidak berfungsi. Selama ini kita tidak pernah menikmati air dari SPAM ini," sebut Heru.

Menanggapi hal tersebut, Camat Teluk Sebong, Bambang Sugianto, mengatakan dirinya tidak bisa berkomentar apa-apa, karena ia mengaku instalasi SPAM tersebut walau pun telah selesai fisiknya, namun belum di serahkan pihak Satker Provinsi.

Selain itu, Bambang mengatakan tahap awal pembangunan instalasi SPAM tersebut telah selesai. Setelah itu ada lagi pengerjaan fisik di area tersebut, yaitu di bangunnya rumah untuk penjagaan.

"Saya tidak bisa berkomentar apa-apa, yang pasti itu belum di serahkan dari Satker Provinsi. Warga juga mengakui belum ada pipa yang sampai kerumah.
Untuk pastinya silahkan meminta keterangan, apa permasalahan nya kepada Satker Provinsi," jelas Bambang.(*)

Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved