"Suaminya Saya Belum Dioperasi karena RS Minta Biaya Awal"

Pantauan Tribun Batam di RSBP, Tari (36), tampak terus menangis melihat kondisi suaminya yang terbaring di ruang UGD.

tribunnews batam/wafa
Tari, istri Konggo 

Laporan Tribun Batam, Wahib Wafa

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Tari (36), istri Konggo, terdakwa yang ditembak polisi saat hendak kabur di Pengadilan Negeri (PN) Batam, terus menangis melihat kondisi suaminya terbaring di UGD RSBP, Sekupang, Senin (3/8/2015).

Baca: Hendak Kabur dari PN Batam, Konggo Didor Polisi Bersenjata Laras Panjang

Pantauan Tribun Batam di RSBP, Tari (36), tampak terus menangis melihat kondisi suaminya yang masih menunggu proses operasi akibat tembakan polisi yang mengawalnya menembus organ jantungnya.

Tari mengaku, dikabari suaminya ditembak sekitar pukul 16.30 WIB.

Wanita beranak dua asal Pacitan Jawa timur ini menceritakan menceritakan, dirinya diberi kabar soal suaminya oleh jaksa.

"Saya dikasih kabar sama orang jaksa suami saya ditembak. Katanya, suami saya berusaha kabur dan ditembak. Saya langsung ke rumah sakit,"ujar Tari.

Tari kemudian menuju ke RSBP untuk memastikan kondisi suaminya.

Ia sendiri sempat berada di samping suaminya. Keadaan Konggo, menurutnya‎, saat itu dalam kondisi sadar.

"Dia nahan sakit. Gak mau bilang hanya diam saja. Saya takut sekali kondisinya, ujarnya dengan bahasa Jawa.

Ia terus menangis lantaran kondisi suaminya mendapat penanganan yang belum pasti.

Pihak rumah sakitpun menyarankan kepadanya untuk segera mencari dana agar suaminya cepat tertangani secara medis.

"Belum ditangani karena tadi diminta untuk mengurusi pembiayaan awal,"kata wanita berkaos putih itu.

Tari mengatakan, suaminya terlibat kasus narkoba.

Saat ini dia tengah menjadi terdakwa dan sudah menjalani sidang sebanyak tiga kali.

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved