Bursa Pilgub Kepri 2015

Ini Dia Empat Kategori Pelanggaran dalam Pilkada

Ada empat kategori pelanggaran pada tahapan-tahapan pilkada.

Ini Dia Empat Kategori Pelanggaran dalam Pilkada
Istimewa
Ilustrasi Pilkada di Kepri 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri Razaky Parsada mengatakan, pelanggaran pada tahapan-tahapan pilkada terbagi atas empat kategori.

Keempatnya, pelanggaran admnistrasi pemilihan, pidana, pelanggaran kode etik, serta pelanggaran sengketa pemilihan.

"Semua laporan dari masyarakat akan masuk lewat Panwaslu atau Bawaslu. Kemudian akan melakukan kajian sesuai dengan peraturan yang berlaku," kata Razaky, Rabu (19/8/2015).

Contoh dari pelanggaran admnistrasi pemilihan antara lain mengenai kelengkapan persyaratan dan keabsahan syarat dari para calon.

Untuk selanjutnya, temuan tersebut akan diteruskan Bawaslu dan Panwaslu ke KPU untuk diproses lebih lanjut.

"Untuk pelanggaran pidana contohnya money politik. Dan untuk prosesnya akan diteruskan ke Gakkumdu," tambah Razaky.

Sedangkan contoh pelanggaran kode etik adalah pelanggaran yang dilakukan oleh Panwaslu dan KPU.

Untuk prosesnya akan diteruskan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKKP).

"Sengketa pemilu akan diteruskan ke Bawaslu atau Panwaslu setempat. Contohnya keputusan KPU yang digugat oleh peserta pemilihan," tutup Razaky. (*)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved