Kriminal Batam Kian Ganas, Polresta Barelang Bentuk Tim Khusus

Tindak kriminal pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) terus marak terjadi belakangan ini di Kota Batam.

Kriminal Batam Kian Ganas, Polresta Barelang Bentuk Tim Khusus
tribunnews batam/alvin
Kapolres Barelang AKBP Asep Safrudin 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Tindak kriminal pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curas) terus marak terjadi belakangan ini di Kota Batam.

Karena itu, Polresta Barelang terus meningkatkan pengamanan dan penindakan.

Seperti razia yang dilakukan Polsek Batam Kota dan Polsek Sekupang pada Rabu (19/8/2015) pagi.

"Tadi razia dari jam delapan sampai jam 10 di Simpang Kara. Kita menemukan tiga sepeda motor yang tidak bisa menunjukkan surat-surat,"kata Kapolsek Batam Kota Kompol Arif Budi.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Asep Safrudin yang dijumpai terpisah mengatakan pihaknya telah membentuk tim untuk menangani kasus-kasus menonjol seperti curat dan curas tersebut.

"Seperti perampokan Rp 2,7 miliar di Nagoya, ketua timnya Kapolsek Lubuk Baja," kata Asep.

Selain itu pencegahan polisi juga meningkatkan patroli.

Bahkan Polresta Barelang akan di back up oleh anggota bermotor dari Brimobda Polda Kepri bersenjata lengkap.

Dilanjutkan Asep, satu faktor yang menyebabkan tingginya angka kriminal di Kota Batam adalah tingginya angka pengangguran.

Hal tersebut diakibatkan banyaknya perusahaan-perusahan yang memberhentikan para pekerjanya.

"Meski bukan faktor utama, itu juga salah satu penyebabnya," lanjut Asep.

Mantan Kapolresta Bogor itu, juga menyatakan partisipasi masyarakat juga sangat dibutuhkan utk mencegah. Masyarakat hendaknya lebih meningkatkan kewaspadaan.

Seperti meminta pengawalan polisi saat membawa uang dalam jumlah besar hingga pemasangan CCTv bagi para pengusaha toko mas, money changer, bank serta lokasi rawan lainnya.

"Selain patroli polisi, masarakat juga harus ikut. Untuk Bawa uang dalam jumlah besar minta dijaga polisi, itu gratis," tutup Asep.

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help