Citizen Journalism

Hadiah Tiga Buku Untuk Pak Dubes Korut

Buku yang diberikan adalah “Komando Dan Pengendalian Keamanan Dan Keselamatan Laut : Berbasis Sistem Peringatan Dini” dan “Geopolitik dan Geostrategi

Hadiah Tiga Buku Untuk Pak Dubes Korut
Istimewa/Putut Prabantoro
Dubes RI untuk Korea Utara, Bambang Hiendrasto menerima buku ““Komando Dan Pengendalian Keamanan Dan Keselamatan Laut : Berbasis Sistem Peringatan Dini” dan “Geopolitik dan Geostrategi : Keamanan dan Kedaulatan Laut” dari Konsultan Komunikasi Publik (Pokja) Bakamla RI, AM Putut Prabantoro, Senin (17/8). 

Catatan Perjalanan Teguh Santosa dan AM Putut Prabantoro dari Perhimpunan Persahabatan Indonesia – Korea Utara (PPIK) mengunjungi Pyongyang, Korea Utara untuk menghadiri Konferensi Asia Pasifik Reunifikasi Damai Korea dan perayaan ulang tahun ke-70 Hari Pembebasan Korea.

Dari kunjungan itu, ada beberapa cerita ringan yang dikumpulkan Putut Prabantoro, yang juga Ketua Pelaksana Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa).

------

Kado ketiga ulang tahun ke-70 Kemerdekaan RI adalah tiga buah buku dari Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI). Penyerahan kedua buku itu disampaikan oleh AM Putut Prabantoro, yang juga merupakan Konsultan Komunikasi Publik (Pokja) Bakamla RI di Wisma KBRI, Pyongyang, Korut pada Senin (17/8).

Buku yang diberikan adalah “Komando Dan Pengendalian Keamanan Dan Keselamatan Laut : Berbasis Sistem Peringatan Dini” dan “Geopolitik dan Geostrategi : Keamanandan Kedaulatan Laut” terbitan Gramedia Pustaka Utama. Kedua buku itu ditulis oleh Dicky R. Munaf dan Laksda TNI Susanto.

Ketika menulis kedua buku tersebut, Dicky R Munaf adalah Sekretaris Utama Bakamla RI dan Susanto adalah Dosen di Lemhanas RI yang sekaligus mantan Kepala Pusat Operasi Bakorkamla (nama sebelum Bakamla RI).

Oleh media kedua buku itu disebut sebagai buku pintar keamanan dan keselamatan laut Indonesia yang bercerita tentang posisi strategis serta politik laut Indonesia serta tantangan masa depannya.

“Saya menerima buku ini dengan senang hati dan bangga. Buku ini pasti mencerdaskan dan menambah wawasan bagi rekan-rekan di sini. Ini adalah momentum 70 tahun kemerdekaan RI yang tidak terlupakan.” ujar Bambang Hiendrasto, yang meminta maaf karena tidak dapat memberikan apa-apa.

Menurut Putut Prabantoro, yang menjadi Konsultan Komunikasi Publik lembaga tersebut sejak tahun 2007, laut tidak bisa dikuasai tetapi dikendalikan.

Halaman
12
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved