Penemuan Mayat Bayi di Tempat Sampah

N: Saya Panik saat Membuang Bayi ke Tempat Sampah

"Saya terpaksa membuang bayi saya itu, karena panik. Dia (oknum anggota TNI) pacar saya. Dan dia yang menghamili saya

N: Saya Panik saat Membuang Bayi ke Tempat Sampah
Tribun Batam/Wahib Waffa
Polisi melakukan pemeriksaan terhadap N di Polsek Sekupang 
Laporan Tribunnews Batam, Wahib Wafa
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Setelah melakukan pemeriksaan secara intensif, akhirnya polisi menetapkan pelajar berinisial N ditetapkan sebagai tersangka sekaligus Ibu Kandung dari mayat bayi yang ditemukan di tempat sampah dikawasan Sekupang, Minggu(20/9/2015).
Remaja kelahiran tahun 2000 tersebut, saat ini diketahui masih tercatat sebagai pelajar di bangku sekolah menengah tingkat pertama (SMP) di Tanjungpinang.
Kepada petugas, N mengaku anak yang dilahirkannya tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya dengan oknum aparat di Tanjungpinang.
Ia terpaksa membuang bayinya tersebut, karena saat itu panik.
"Saya terpaksa membuang bayi saya itu, karena panik. Dia (oknum aparat) pacar saya. Dan dia yang menghamili saya,"jelasnya.
Sebagaimana diketahui, Penemuan mayat ‎bayi dibuang di Tempat pembuangan Sampah (TPS) Sungai Harapan Sekupang pada Minggu(20/9/2015) pagi, membuat petugas kepolisian berusaha sekuat tenaga untuk mengungkap siapa yang membuang dan orangtuanya yang tega melakukan hal tersebut.
Bayi diperkirakan baru lahir itu, persis tergeletak didalam di bak pembuangan sampah.
Berdasarkaninformasi yang dihimpun Tribun Batam, diketahui saat ditemukan mayat bayi malang tersebut terbungkus baju lengan panjang yang dimasukan ke dalam‎ kantong berwarna merah dan masih dibungkus dengan kantong plastik warna merah.
"Dibungkus dengan kain baju lengan panjang, corak hitam putih dimasukan ke dalam kantong beras warna merah dan masih dibungkus kantong plastik," ujar anggota Polisi berseragam.(*)
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help